Narkolepsi, Ngantuk Berat Akibat Gangguan Sistem Saraf

Sahabat Sehat, apakah kamu pernah mendengar istilah narkolepsi? Istilah ini digunakan untuk menggambarkan gangguan tidur yang membuat penderitanya sangat mudah mengantuk saat siang hari akibat gangguan sistem saraf. Apa sih penyebabnya? Yuk, cari tahu di sini!

Apa itu narkolepsi?

gejala narkoplepsi
Foto: Freepik.com

Narkolepsi adalah gangguan neurologis kronis yang dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk mengontrol siklus tidur dan bangun. Ketika mengalami kondisi ini, seseorang akan merasa sulit untuk tetap terjaga dalam jangka waktu yang lama. Meskipun merasa telah memiliki waktu tidur yang cukup, seseorang dengan kondisi ini akan tetap merasa mengantuk sepanjang hari. Bahkan, penderita bisa saja tertidur saat sedang melakukan aktivitas seperti makan, berbicara atau mengemudi.

Gejala seseorang menderita narkolepsi

Rasa kantuk yang berlebihan saat siang hari merupakan gejala yang paling paling jelas. Gejala lain mungkin termasuk kelemahan otot secara tiba-tiba yang membuat seseorang lemas atau tidak bisa bergerak (cataplexy) saat bangun tidur, gambar atau halusinasi seperti mimpi yang jelas, dan kelumpuhan total sesaat sebelum tertidur atau setelah bangun tidur (sleep paralysis).

Dalam siklus tidur normal, seseorang memasuki tidur rapid eye movement (REM) setelah sekitar 60 hingga 90 menit. Namun, seseorang dengan narkolepsi seringkali memasuki tidur REM lebih cepat, seperti 15 menit setelah tertidur. Juga, kelemahan otot atau aktivitas mimpi saat tidur REM dapat terjadi selama terjaga atau tidak ada selama tidur.

narkolepsi
Foto: Freepik.com

Faktor penyebab narkolepsi

Gangguan autoimun, dan terjadinya cataplexy atau kelumpuhan otot, umumnya diakibatkan oleh hilangnya sel otak yang memproduksi hipocretin, zat kimia yang mengatur waktu tidur. Para peneliti percaya bahwa individu dengan narkolepsi, memiliki sistem kekebalan tubuh selektif menyerang sel otak yang mengandung hypocretin karena kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Sebagian besar kasus narkolepsi bersifat sporadis, artinya gangguan tersebut terjadi pada individu yang tidak memiliki riwayat keluarga yang diketahui. Namun, terkadang riwayat dari keluarga juga mempengaruhi. Selain itu, narkolepsi jarang sekali terjadi akibat cedera traumatis pada bagian otak yang mengatur REM atau berasal dari tumor dan penyakit lain di wilayah yang sama.

Meskipun narkolepsi sulit untuk dicegah, jika menagalaminya kamu bisa melakukan cara untuk meningkatkan kualitas tidur dengan olahraga rutin. Biasakan juga untuk tidur siang 20-30 menit secara rutin, serta hindari makan dengan porsi banyak dan mengandung lemak tinggi. Usahakan untuk mengatur waktu tidur dengan membiasakan bangun pagi dan tidur malam di waktu yang sama secara rutin. Jika rasa kantukmu sudah menggangu aktivitas, kamu dapat konsultasikan tenaga medis profesional.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Alodokter. 2022. Narkolepsi. https://www.alodokter.com/narkolepsi. Diakses 8 Agustus 2023.

National Health Service. UK. 2022. Narcolepsy. https://www.nhs.uk/conditions/narcolepsy/. Diakses 8 Agustus 2023.

National Institute of Neurological Disorders and Stroke. 2023. Narcolepsy. https://www.ninds.nih.gov/health-information/disorders/narcolepsy. Diakses 8 Agustus 2023.

Mayo Clinic. 2023. Narcolepsy. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/narcolepsy/symptoms-causes/syc-20375497. Diakses 8 Agustus 2023.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.