Halo, Sahabat Sehat! Kentang adalah salah satu jenis umbi-umbian yang bisa diolah berbagai makanan, seperti french fries dan keripik. Namun, bagaimana dengan kandungan gizinya? Apakah aman dikonsumsi oleh seseorang yang mengalami diabetes?

Kentang untuk menu diet sehat
Dalam 100 gram kentang rebus mengandung 87 kalori dan 77% air. Protein 1,9 gram; 20,1 gram karbohidrat; 0,9 gram gula; 1,8 gram serat; dan lemak 0,1 gram. Juga, mengandung vitamin C, potasium, asam folat, dan vitamin B6.
Kentang dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan darah tinggi. Ini dikarenakan adanya kandungan asam klorogenat dalam kentang yang dapat menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi kentang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, dibanding dengan nasi atau pasta. Selain itu, protein (proteinase inhibitor 2) dalam kentang dapat menekan nafsu makan.
Terkait manfaat tersebut, ada salah satu kiat diet yang menerapkan hanya mengonsumsi kentang sebagai menu makan selama 3-5 hari. Diet kentang ini terdapat dalam buku berjudul “Potato Hack: Weight Loss Siplified” yang dipopulerkan kembali Tim Steele pada tahun 2016, konsep ini hadir pertama kali 1849. Namun, belum dipastikan keamanan diet ini dapat dilakukan dalam jangka waktu panjang. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi kentang sebagai sumber karbohidrat dan tetap melengkapinya dengan makanan lain sumber protein, serat, vitamin, dan mineral.

Apakah baik untuk penderita diabetes?
Kentang memiliki nilai indeks glikemik yang cukup tinggi pada hampir semua jenis varietasnya. Peringkat indeks glikemik didasarkan pada bagaimana makanan dapat mempengaruhi kadar gula darah.
Adapun kategori peringkat indeks glikemik (IG) yaitu tinggi bila diatas 70, sedang 56 sampai 69 dan rendah 55 atau kurang. Sedangkan, indeks glikemik pada kentang berwarna coklat kemerahan yang dipanggang yaitu 111, kentang tumbuk instan adalah 87 dan kentang putih rebus rata-rata 82. Cara mengolah juga dapat mempengaruhi nilai indeks glikemik.
Bahkan, kemungkinan dapat meningkatkan kadar gula darah sebanyak 99mg/dl setelah memakan satu kentang berukuran sedang yang dipanggang. Oleh karena itu penderita diabetes dapat mengganti kentang dengan singkong, ubi kayu, atau ubi jalar yang punya indeks glikemik lebih rendah. Tapi, jika kentang yang telah dimasak didinginkan sebelum dikonsumsi indeks glikemiknya bisa menurun sebesar 25–26%.
Itulah, Sahabat Sehat mengenai kentang yang dapat dijadikan sebagai sumber karbohidrat. Meskipun kurang disarankan, orang dengan penyakit diabetes tetap dapat mengonsumsi kentang secukupnya dengan cara pengolahan yang tepat.
