Asupan Gizi untuk Anak Penderita Kanker

Menurut WHO, penderita kanker pada usia 0—19 tahun diperkirakan mencapai 400.000 per tahunnya anak dan remaja terjangkit penyakit ini. Terdapat beberapa jenis kanker yang umum diderita oleh anak yaitu leukemia, limfoma, kanker otak, dan tumor Wilms.

Lebih dari 80% anak dengan kanker dapat disembuhkan. Namun, saat dilakukannya pengobatan terdapat efek samping yang dirasakan oleh tubuh. Maka, diperlukan asupan nutrisi untuk membantu pemulihan efek samping dan menaikkan imun tubuh.

kanker pada anak
Foto: Freepik.com

Diet untuk anak penderita kanker

Anak penderita kanker seringkali membutuhkan lebih banyak kalori dan protein. Protein diperlukan untuk pertumbuhan dan membantu tubuh memperbaiki dirinya sendiri. Mendapatkan kalori yang cukup dapat membantu tubuh, menyembuhkan, dan mencegah penurunan berat badan. Jika anak kesulitan untuk mengonsumsi cukup kalori dan protein, menyarankan untuk menyajikan makanan berkalori tinggi dan berprotein tinggi, seperti telur, susu, selai kacang, dan keju.

Anak yang menjalani pengobatan kanker terkadang memerlukan parenteral total nutrition (TPN) untuk membantu memenuhi kebutuhan zat gizi. TPN merupakan campuran khusus glukosa, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang diberikan melalui infus (intravena) ke dalam pembuluh darah.

Zat gizi untuk anak penderita kanker

Secara umum, anak penderita kanker mengalami peningkatan kebutuhan akan protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, serta lemak sehat. Juga memerlukan asupan makanan yang lebih banyak kalori dari biasanya.

kebutuhan gizi
Foto: Freepik.com

Protein

Protein dapat membantu tumbuh berkembang anak, memperbaiki jaringan, membangun sel darah, serta memulihkan sistem kekebalan tubuh. Ketika anak mendapat cukup kebutuhan protein, maka dapat membantu pemulihan lebih cepat dari efek radiasi dan kemoterapi. Contoh makanan yang mengandung protein yaitu ikan, daging, kacang-kacangan, yogurt dan lain-lain.

Karbohidrat

Sebagai bahan bakar tubuh, karbohidrat juga menyediakan energi bagi sel dan menjaga fungsi organ. Karbohidrat terdapat pada nasi, roti, gandum, kentang, sereal, buah-buahan dan lain-lain. Juga karbohidrat yang mengandung serat seperti gandum, dapat bantu anak cegah sembelit dari efek samping pengobatan  dan kenyang lebih lama.

Lemak 

Lemak dapat dijadikan sebagai energi, bantu transpor vitamin keseluruhan aliran darah dan melindungi jaringan tubuh. Dikarenakan lemak kaya akan kalori, ini dapat bermanfaat untuk anak yang penurunan berat badan selama pengobatan. Sumber lemak tak jenuh terdapat pada ikan, minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan sayuran lainnya.

Kiat makan jika anak alami efek pengobatan kanker

Jika anak kurang nafsu makan berikan makanan dengan porsi kecil dan lebih sering, juga camilan sesekali dengan mengandung kalori dan protein tinggi. Bila mengalami mual dan muntah pastikan meminum semua obat yang telah diresepkan dokter. Konsumsi makanan tanpa bumbu atau rasa dan bau yang kuat. Hindari terlalu sering makanan asin, manis, berlemak dan gorengan.

Mulut kering  jika tidak mengalami masalah sariawan atau masalah mulut, makan dan minuman manis atau asam. Makan makanan yang lebih lembut, juga dapat memberikan permen. Gunakan lip balm, penuhi kebutuhan cairan harian.

Itulah, asupan gizi untuk anak penderita kanker. Kamu juga mengonsultasikan kepada dokter maupun ahli gizi untuk menyesuaikan gizi yang dibutuhkan untuk anak penderita kanker.

Referensi

Kids Health. 2022. https://kidshealth.org/en/parents/cancer-nutrition.html. Diakses 14 Januari 2024.

Stanford Medicine Children’s Health. Nutritional Requirements for a Child With Cancer. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=nutritional-requirements-for-a-child-with-cancer-90-P02737. Diakses 14 Januari 2024.

WHO. 2021. Childhood Cancer. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cancer-in-children. Diakses 14 Januari 2024.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.