Benarkah Berat Badan Berkurang setelah BAB?

Sahabat Sehat, buang air besar (BAB) memang bisa memberikan sensasi tubuh yang terasa lebih ringan. Lalu, apa ini artinya berat badan kamu juga berkurang?

Berat badan berkurang setelah BAB?

Jawabannya adalah iya. Tapi, berat badan yang berkurang setelah buang air besar hanya sedikit saja dan ngga akan bertahan dalam waktu lama, semuanya kembali lagi pada frekuensi BAB rutin. Jadi, jangan mengandalkan BAB untuk membantu program dietmu ya, walaupun mungkin pola makan dan frekuensi olahragamu yang berubah bisa membuatmu lebih sering BAB.

buang air besar turunkan berat badan?
Foto: Freepik.com

Kotoran yang dibuang manusia saat BAB bisa memiliki berat sekitar 100 – 500 gram. Tapi kotoran ini 75% terdiri dari air, jadi berat badanmu yang hilang setelah BAB kemungkinan adalah berat air, bukan pengurangan lemak tubuh. Beberapa program diet seperti diet vegetarian dan mediterranean juga diketahui bisa meningkatkan frekuensi BAB.

Jika kamu sedang dalam program diet, berat badanmu hanya akan berkurang jika asupan energimu lebih sedikit dibandingkan energi yang kamu bakar. Jadi yang mempengaruhi program dietmu sebagian besar adalah asupan makanan dan olahraga, sementara berat badan yang berkurang karena BAB hanya bersifat sementara.

Kenapa setelah BAB tubuh rasanya lebih ringan?

Kemungkinan hal ini disebabkan karena BAB membantu mengurangi gas di dalam tubuh. Kotoran yang menumpuk di usus besar bisa memerangkap gas sehingga menimbulkan efek kembung. Inilah sebabnya tubuhmu akan terasa lebih lega dan ringan setelah BAB.

Berat badan yang berkurang setelah BAB bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu ukuran tubuh, kebiasaan makan, termasuk asupan serat, banyaknya air yang diminum, dan frekuensi BAB. Kamu yang memiliki ukuran tubuh lebih besar, makan dan minum dalam jumlah lebih banyak, mengkonsumsi lebih banyak serat, atau lebih jarang BAB, bisa memiliki kotoran yang lebih berat.

Semakin jarang kamu BAB, kotoranmu akan semakin berat dan kering. Tapi ngga perlu menyamakan frekuensi BAB-mu dengan orang lain, karena frekuensi yang normal bisa berbeda-beda. Ada yang bisa BAB lebih dari satu kali sehari, ada juga yang BAB hingga tiga hari sekali. Frekuensi BAB yang baik adalah yang dilakukan secara rutin.

tips lancarkan buang aur besar
Foto: Freepik.com

Tips lancarkan BAB

Supaya bisa BAB secara rutin, cobalah minum air yang cukup dan mengonsumsi makanan berserat untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. Melakukan olahraga ringan juga bisa menstimulasi otot perut untuk BAB. Kamu juga bisa membiasakan BAB di waktu yang sama setiap hari, misalnya setiap pagi setelah sarapan. Tapi jangan dipaksakan jika memang ngga bisa. Sebagai gantinya, cobalah untuk mendengarkan sinyal alami tubuhmu dan pergilah BAB saat dibutuhkan.

Jadi intinya, BAB memang bisa mengurangi berat badan, tapi bukan dari lemak tubuh. Jika Sahabat Sehat serius ingin mengurangi berat badan, kamu bisa melakukannya lebih efektif dengan memperbanyak olahraga dan mengatur pola makan yang sehat.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Men’s Health. 2020. What Happens to Your Weight When You Poop. https://www.menshealth.com/health/a31096421/lose-weight-pooping/. Diakses pada 4 Agustus 2021

Healthline. 2019. Do You Lose Weight When You Poop?https://www.healthline.com/health/do-you-lose-weight-when-you-poop. Diakses pada 4 Agustus 2021

Women’s Health. 2019. Real Talk: Does Pooping Affect Weight Loss?https://www.womenshealthmag.com/weight-loss/a19984518/pooping-and-weight-loss/. Diakses pada 4 Agustus 2021

Medical News Today. 2019. Can bowel movements lead to weight loss?https://www.medicalnewstoday.com/articles/326647#weight-loss-diets. Diakses pada 4 Agustus 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.