Benarkah Carob Pengganti Cokelat?

Teman Sehat, apakah kamu penggemar cokelat? Yap, cokelat memang menjadi  salah satu makanan favorit semua orang. Rasa cokelat yang khas dan manfaatnya sebagai mood booster membuat cokelat istimewa, tapi ternyata cokelat bisa digantikan, loh! Mau tahu apa saja pengganti cokelat? Yuk, simak pembahasannya di sini!

Mengapa perlu pegganti?

Bertambah pesatnya permintaan konsumen akan cokelat membuat harga cokelat meningkat. Hal inilah yang membuat  beberapa penelitian hadir untuk mencari pengganti cokelat. Selain alasan ini, mengganti cokelat dengan bahan alternatif lainnya dibutuhkan karena ada beberapa kandungan cokelat yang ngga bisa dikonsumsi sebagian orang.

Cokelat mengandung caffeine dan theobromine yang merupakan zat stimulan. Caffeine sebagai stimulan bekerja pada sistem saraf pusat untuk menstimulasi kerjanya. Sedangkan theobromine menstimulasi sistem peredaran darah (kardiovaskular) dan sistem pernapasan.

Kedua zat ini bisa menyebabkan kurang tidur, kegugupan, dan kecemasan jika dikonsumsi berlebihan. Bagi kebanyakan orang mungkin ngga menimbulkan efek apapun, tapi bagi orang yang sensitif terhadap kedua zat ini mengkonsumsinya dalam jumlah sedikit bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Carob

Carob merupakan buah dari pohon evergreen (Ceratonia siliqua L.) yang dibudidayakan di area Mediterania. Carob memang ngga sepopuler cokelat, tapi ternyata buah ini sudah digunakan dalam bidang pangan sejak lama.  Ekstrak dari endosperma biji carob (Carob bean gum) digunakan sebagai bahan tambahan pangan seperti  pengental, penstabil, dan penambah aroma. Selain itu, rasanya yang manis juga membuatnya digunakan dalam pembuatan permen.

Katanya, carob bisa dijadikan pengganti

Nah Teman Sehat, kira-kira kenapa ya buah ini bisa dijadikan sebagai pengganti cokelat? Tentunya, karena carob dan cokelat memiliki kesamaan. Yuk, simak kesamaan di sini!

  • Aroma keduanya bisa digambarkan seperti aroma khas cokelat, manis, dan ada aroma panggang. Cokelat memiliki aroma panggang yang lebih kuat sedangkan carob beraroma seperti karamel.
  • Katarzyna Pawlowska, dalam studinya menjelaskan bahwa muffin yang ditambahkan carob powder dan muffin yang ditambahkan cocoa powder memiliki rasa khas cokelat. Rasa khas cokelat lebih kuat pada muffin yang ditambahkan cocoa powder, sedangkan rasa manis lebih terasa pada muffin yang ditambahkan carob powder.
  • Warna produk bakery yang ditambahkan carob powder dan cocoa powder ngga jauh berbeda. Hanya saja, carob powder berwarna lebih terang.
  • Kandungan zat gizi yang baik bagi tubuhs. Kandungan zat gizi pada keduanya yaitu polifenol yang berperan sebagai antioksidan, protein dan asam amino, asam lemak, karbohidrat dan serat.

Perbedaan keduanya

Meskipun seeperti saudara kembar, tapi keduanya punya perbedaan.  Apa saja perbedaannya?

  • Carob powder memiliki kandungan lemak lebih rendah (0.6%) dan serat lebih tinggi (40%) dibandingkan cocoa powder  yang mengandung 23% lemak dan 5% serat.
  • Carob ngga mengandung caffeine, theobromine dan asam oksalat seperti yang dikandung cokelat.
  • Kandungan gula carob lebih tinggi dari cokelat. Hal ini akan mengurangi penggunaan gula tambahan ke dalam bahan pangan.
  • Kandungan tokoferol yang merupakan antioksidan pada produk yang ditambahkan cocoa powder lebih tinggi dibandingkan produk yang ditambahkan carob powder.

Nah, setelah Teman Sehat membaca penjelasan di atas, Gimana? Apakah kamu tertarik mencobanya? Apa pun pilihannya, tetap sesuaikan dengan kebutuhanmu ya. Semoga informasi ini bermanfaat! Stay Healthy! Jngan lupa share artikel ini ke orang sekitarmu, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.