Benarkah Minum Soda Bisa Menyebabkan Penyakit Ginjal?

bahaya konsumsi soda berlebih terhadap kesehatan ginjal
Foto: Freepik.com

Halo Sahabat Sehat! Siapa nih, yang gemar minum soda? Minuman yang satu ini memang enak dan menyegarkan. Namun, apakah minumam bersoda memiliki dampak yang buruk bagi tubuh, khususnya bagi kesehatan ginjal? Yuk, simak pembahasannya!

Soda dan Fungsi Ginjal

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk meneliti kaitan soda dengan fungsi ginjal. Dalam sebuah penelitian, perempuan yang meminum beberapa soda dalam satu hari tercatat mengalami penurunan fungsi ginjal. Risiko penurunan fungsi ginjal bahkan lebih tinggi 30% dibanding mereka yang ngga mengonsumsi soda. 

Penurunan fungsi ginjal tersebut berhubungan dengan jumlah soda yang dikonsumsi dalam keseharian. Peneliti mendapatkan meminum dua atau lebih soda dalam sehari meningkatkan risiko kemunculan gejala penyakit ginjal hingga dua kali lipat. Dalam hal ini, meminum soda sesekali saja masih bisa dianggap wajar.

Konsumsi air mineral yang cukup merupakan kunci kesehatan ginjal. Tentunya bisa menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan, bila porsi konsumsi air ini digantikan oleh minuman bersoda. 

Dampak Konsumsi Soda Berlebih

Penyakit ginjal bisa terjadi dalam jangka panjang bila kamu mengonsumsi minuman soda berlebih. Soda diketahui mengandung fosfor sebagai tambahan rasa dan warna, keduanya bisa meningkatkan keasaman yang berakibat pada peningkatan risiko penyakit ginjal. Minuman bersoda seringkali pula dikonsumsi sebagai pengganti minuman berpemanis untuk menurunkan kalori dan berat badan. Sayangnya, hal tersebut berdampak pada buruknya kualitas makan yang dikonsumsi dan meningkatkan risiko kebocoran protein pada urin maupun penurunan fungsi ginjal.

Penelitian lain juga mendapatkan jika kandungan pemanis buatan bisa mempengaruhi kadar gula darah yang meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit lain, salah satunya diabetes. Pemanis buatan juga bisa menimbulkan perubahan pada bakteri baik usus sehingga glukosa ngga dapat diserap tubuh dengan baik. Perubahan pada bakteri-bakteri usus tersebut berkaitan pula dengan meningkatnya risiko peradangan dan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan obesitas.

Benarkah Minum Soda Bisa Menyebabkan Penyakit Ginjal?
Foto: Freepik.com

Bagaimana jika terlanjur gemar minum soda berlebih?

Kebiasaan konsumsi soda berlebih bisa menjadi suatu tantangan tersendiri untuk dihentikan. Dalam hal ini, sebaiknya kebiasaan minum soda diturunkan secara perlahan. Misal, jika sehari gemar konsumsi 4 kaleng soda, mulailah dengan menurunkan jumlahnya menjadi 3 kaleng soda. Setelah sudah terbiasa, barulah berikutnya diturunkan kembali jumlahnya. Pastikan konsumsi air mineral sesering mungkin dan hindari minuman yang terlalu banyak mengandung gula. 

Jadi, buat Sahabat Sehat yang gemar konsumsi soda perlu lebih waspada, ya. Jangan sampai kamu terbiasa mengonsumsi soda berlebihan, apalagi sampai ngga mau mengonsumsi air mineral. Dengan mengurangi kebiasaan minum soda, kamu bisa terhindar dari risiko terkena berbagai penyakit, salah satunya penyakit ginjal.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

National Kidney Foundation. Soda Pop and PKD. https://www.kidney.org/news/kidneyCare/spring10/DietSoda. Diakses 30 Juli 2021.

National Kidney Foundation. Say No to That Diet Soda?. https://www.kidney.org/blog/kidney-cars/soda-pop-and-pkd. Diakses 30 Juli 2021.

Rebholz CM, Grams ME, Steffen LM, Crews DC, Anderson CAM, Bazzano LA, et al. Diet Soda Consumption and Risk of Incident End Stage Renal Disease. https://cjasn.asnjournals.org/content/clinjasn/12/1/79.full.pdf. Diakses 30 Juli 2021.

Saldana TM, Basso O, Darden R, Sandler DP. Carbonated Beverages and Chronic Kidney Disease. https://journals.lww.com/epidem/Fulltext/2007/07000/Carbonated_Beverages_and_Chronic_Kidney_Disease.17.aspx. Diakses 30 Juli 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.