Bumil, Yuk Perhatikan 4 Hal ini!

Teman Sehat, tau ngga? Kalau ibu hamil (bumil) harus memenuhi kebutuhan asupan zat gizinya, loh! Kenapa? Hal ini dikarenakan ibu hamil beresiko terkena KEK (Kekurangan Energi Kronik) yang bisa membuat ibu dan si kecil kekurang asupan zat gizi, sehingga akan berdampak pada perkembangan di dalam kandungan. Lalu gimana ya, supaya bumil ngga terena risiko KEK dan masalah lainnya? Yuk, simak penjelasannya di sini! Let’s check it out!

1. Pengaruh asupan zat gizi

Masa kehamilan merupakan masa pembentukan janin sekaligus pembentukan organ dan pembentukan sel otak si kecil. Pada masa ini, bumil harus menjaga asupan zat gizinya, karena masa kehamilan akan menentukan status gizi bayi yang akan dilahirkan. Asupan gizi yang kurang bisa menyebabkan bumil mengalami KEK, anemia dan bahkan bayi yang memiliki berat lahir rendah (BBLR).

Menurut WHO, bayi BBLR yaitu bayi yang dilahirkan dengan berat badan sekitar 2.5kg. Selain itu faktor yang menyebabkan BLBR yaitu, prematur (usia kehamilan pendek) dan IUGR (Intra Uterine Growth Restriction) atau pertumbuhan janin terhambat. Kamu tau ngga, ternyata bayi dengan status BBLR, akan meningkatkan risiko  hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes setelah si kecil memasuki usia 40 tahun, loh!

2. Yuk, konsumsi protein

Asupan gizi protein, baik loh buat tumbuh kembang si kecil. Kandungan asam folat  yang dikandungnya, dibutuhkan untuk pembentukan janin. Dalam masa kehamilan, bumil diharuskan mengonsumsi protein sebanyak 950 gr selama masa kehamilan.

Beberapa contoh bahan pangan kaya zat gizi protein yang bisa kamu konsumsi  yaitu, ikan kembung, ikan salmon, daging ayam atau sapi tanpa lemak, telur, alpukat, susu dan produk olahannya.

3. Cegah anemia dengan zat besi

Sumber zat besi sangat diperlukan, loh buat bumil! Jumlahnya 30 mg per hari dan kalau kamu merasakan defisiensi zat besi, konsumsi maksimal yang disarankan adalah 100-300 mg/hari.

Mengonsumsi zat besi saat hamil, bisa mencegah dan menghindarkan bumil dari anemia yang bisa menyebabkan bayi BBLR. Selain itu manfaat lain mengonsumsi asupan zat besi untuk ibu hamil yaitu menjaga kualitas sel darah merah dan mengurangi resiko melahirkan prematur.

Kamu bisa mengonsumsi zat besi dari bahan pangan yang mengandung zat besi atau suplemen zat besi. Bahan pangan yang mengandung tinggi zat besi ternyata banyak loh, seperti bayam, bit, hati ayam dan sebagainya.

4. Perbanyak konsumsi kalsium

Ternyata kalsium dibutuhkan juga loh, sama bumil. Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya osteoporosis. Selain itu, manfaat kalsium untuk si kecil yaitu membantu dalam proses pembentukan jantung, saraf dan otot. Konsumsi makanan yang mengandung zat gizi kalsium, bisa kamu temukan pada bahan pangan seperti kacang almond, sayuran berwarna hijau gelap, susu, roti dan sereal.

Nah, sekarang kamu tau kan apa aja yang harus diperhatian selama kehamilan? Ingat ya, Teman Sehat menjaga kesehatan kamu dan si kecil selama masa kehamilan penting, loh! Hal ini bisa mencegah ibu terkena KEK, anemia dan BBLR si kecil. Yuk, sayangi si kecil dengan memperbaiki asupan gizi selama hamil dan katakan selamat tinggal pada KEK, anemia, dan BBLR!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *