Daun Mint, Menyegarkan dan Bermanfaat!

Halo Sahabat Sehat! Apakah kamu sering melihat daun mint sebagai hiasan pada minuman atau makanan? Aromanya yang segar memang membuat minuman atau makanan jadi lebih menarik. Tapi ngga hanya itu, tanaman yang berasal dari Eropa ini juga punya banyak manfaat kesehatan dan termasuk obat herbal, loh! Yuk, simak informasi di bawah ini!

manfaat daun mint
Foto: Unsplash.com

Punya efek menyegarkan

Daun mint (Mentha spp.) terdiri dari 25 sampai 30 spesies dan tersebar luas di seluruh dunia. Daun ini dapat dimanfaatkan sebagai obat maupun bahan pangan. Aroma dan rasa manis pedas yang menyegarkan dari daun mint berasal dari kandungan minyak atsirinya (essential oil). Senyawa paling utama dalam daun mint yang memberi aroma dan rasa khas mint adalah menthol dan menthone. Kandungan inilah yang membuat daun mint sering digunakan sebagai penambah rasa dan aroma dalam industri pangan maupun farmasi. 

Daun mint sebenarnya sudah digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi gangguan sistem saraf dan pencernaan. Daun mint juga membantu meredakan flu, demam, mual, diare, dan perut kembung. Kandungan polifenol dan senyawa aktif dalam daun mint membuat daun ini memiliki aktivitas antioksidan, antimikroba, antitumor, dan anti alergi. Daun mint juga mengandung mineral seperti natrium, magnesium, kalium, kalsium, zat besi, seng, dan lain-lain.

Pemanfaatan daun mint

Daun mint bisa digunakan baik dalam bentuk daun segar maupun daun kering. Daun mint segar biasanya ditambahkan dalam berbagai makanan dan minuman sebagai hiasan. Sedangkan daun keringnya biasa digunakan dalam masakan. Minyak atsiri atau ekstrak daun mint juga banyak dimanfaatkan sebagai perisa. Rasa dan aromanya yang menyegarkan, ekstrak atau minyak atsiri daun ini cocok digunakan untuk obat-obatan, permen pelega tenggorokan, permen karet, hingga obat kumur dan pasta gigi. Rasa dan aromanya yang segar juga membantu menghilangkan bau mulut dan melegakan tenggorokan. 

manfaatn daun mint
Foto: Pexels.com

Secara sederhana, daun mint bisa dibuat menjadi minuman seperti teh dengan diseduh menggunakan air panas atau ditambahkan dalam minuman lain seperti soda. Berdasarkan penelitian, minuman soda dengan perasan jeruk nipis yang ditambahkan dengan sari daun mint memiliki kandungan flavonoid, fenolik, dan antioksidan yang tinggi. Penambahan daun mint dalam makanan maupun minuman ngga hanya memberikan rasa dan aroma yang enak, tapi juga memberikan manfaat kesehatan. Selain itu daun ini juga memiliki aktivitas antimikroba sehingga membantu mengawetkan produk-produk pangan.  

Jadi, selain bisa digunakan untuk mempercantik makanan dan minuman, daun mint juga punya banyak manfaat kesehatan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sahabat Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Loolaie, M., Moasefi, N., Rasouli, H., dan Adibi, H. 2017. Peppermint and Its Functionality: A Review. Archives of Clinical Microbiology.  https://www.researchgate.net/publication/319529691_Peppermint_and_Its_Functionality_A_Review diakses pada 26 September 2021.

Kee, L. A., Shori, A. B., dan Baba, A. S. 2017. Bioactivity and health effects of Mentha spicata. Integrative Food, Nutrition and Metabolism. https://www.researchgate.net/publication/322794679_Bioactivity_and_health_effects_of_Mentha_spicata diakses pada 26 September 2021. 

Nayak, P., Kumar, T., Gupta, A. K., dan Joshi, N. U. 2020. Peppermint a medicinal herb and treasure of health: A review. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry. https://www.phytojournal.com/archives/2020/vol9issue3/PartY/9-3-248-685.pdf diakses pada 26 September 2021.

Dyab, A. S., Aly, A. M., dan Matuk, H. I. 2015. Enhancement and Evaluation of Peppermint (Mentha piperita L.) Beverage. International Journal of Life Sciences Research. https://www.researchgate.net/publication/273760732_Enhancement_and_Evaluation_of_Peppermint_Mentha_Piperita_L_Beverage diakses pada 26 September 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.