Hati-Hati Klaim Gizi Makanan yang Menyesatkan!

Saat jalan-jalan ke supermarket, pasti Teman Sehat pernah menemui tulisan ‘rendah kolesterol’, ‘rendah lemak’, ‘rendah kalori’, atau lainnya pada kemasan jajanan, kan?

Namun, apakah informasi itu benar?

Jangan sampai karena makanan/minuman itu diklaim ‘rendah’, Teman Sehat merasa bebas dan malah mengemil berlebihan.

Hal Penting yang Teman Sehat Perlu Tahu dari Informasi Nilai Gizi

Peraturan BPOM menetapkan kalau jajanan atau pangan olahan yang boleh mencantumkan klaim pada label pangannya adalah jajanan yang harus mencantumkan Informasi Nilai Gizi, serta kandungan per sajinya tidak lebih dari:

  • 13 g lemak total
  • 4 g lemak jenuh
  • 60 mg kolesterol
  • 480 mg natrium

Itu baru persyaratan apabila ingin mencantumkan klaim secara umum lho, Teman Sehat.

Apa itu Klaim Gizi?

Nah, tulisan yang lebih spesifik seperti ‘rendah kolesterol’, ‘rendah lemak’, dan ‘rendah kalori’ yang banyak Teman Sehat temui itu biasa disebut dengan istilah klaim gizi.

Klaim gizi itu sendiri diatur dengan ketat oleh BPOM karena apabila salah diartikan atau asal dicantumkan tentunya dapat menyesatkan konsumen.

Sebagai contoh, suatu jajanan baru bisa diklaim ‘rendah lemak’ kalau kandungan lemaknya tidak lebih dari 3 gram per 100 gram makanan.

Jajanan pun baru bisa diklaim ‘rendah kalori’ kalau kandungan energinya tidak lebih dari 40 kkal untuk makanan dan 20 kkal untuk minuman.

Teman Sehat perlu tau bahwa setiap produk makanan yang boleh mencantumkan klaim gizi adalah makanan yang benar-benar telah melewati proses pengolahan tertentu sehingga kandungan gizinya menjadi lebih spesifik.

Produk pun harus melalui proses penelitian yang panjang di BPOM supaya dapat ‘lulus’ dan boleh melakukan klaim gizi.

Klaim kandungan ‘bebas’ atau ‘rendah’ zat gizi tertentu pun juga tidak boleh digunakan pada makanan yang secara alami memang tidak memiliki kandungan zat gizi tersebut.

Misalnya, pada produk teh terdapat tulisan ‘bebas kolesterol’. Padahal, teh yang berasal dari daun kan memang secara alamiah tidak mengandung kolesterol. Kolesterol hanya terdapat pada produk hewani.

Yuk, Baca Label Pangan!

Oleh karena itu, yuk baca label pangan, Teman Sehat!

Caranya mudah, yaitu cukup dengan mengecek Informasi Nilai Gizi yang tertera pada kemasan. Jangan-jangan klaim tersebut hanya untuk menarik perhatian konsumen semata.

Loh, mau jajan aja kok ribet ya? Tentu tidak.

Eating smart will not only make you smart, it’s the smart thing to do.

Yuk Teman Sehat kita ngemil cerdas mulai dari sekarang! Bagaimana pendapatmu? Yuk, share di kolom komentar! (agt)

Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.