3 Faktor yang Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung!

Teman Sehat, kamu tau PJK ngga? Itu loh, singkatan dari Penyakit Jantung Koroner. Ternyata prevalensi PJK mengalami peningkatan setiap tahunnya. PJK masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama, khususnya di negara  maju. Berdasarkan penelitian terakhir, terdapat hubungan antara kematian dengan pengaruh keadaan sosial, perilaku, keturunan, dan sebagainya.

Tapi, ternyata faktor risiko PJK yang utama yaitu, hipertensi, hiperkolesterolemia, dan merokok. Kenapa ya, tiga hal ini bisa meningkatkan faktor risiko PJK? Lalu, bisa dicegah ngga ya, risikonya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

1. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi, merupakan salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko utama terjadinya PJK. Di Amerika, kematian akibat hipertensi disebabkan oleh gagalan jantung (45%) dan gagal ginjal (5%). Biasanya, komplikasi yang terjadi pada hipertensi, terjadi akibat adanya perubahan struktur pembuluh darah dan pembuluh darah sistemik. Penyebab hipertensi pada jantung, salah satunya yaitu: meningkatnya tekanan darah dan mempercepat timbulnya radang pembuluh darah (arterosklerosis).

2. Hiperkolesterolemia

Hiperkolesterolemia merupakan kondisi kandungan kolesterol yang tinggi di dalam darah dan merupakan salah satu penyebab meningkatnya risiko PJK. Biasanya penyebab meningkatnya kadar kolesterol, yaitu pola makan kurang baik dan perilaku yang kurang sehat.

Hubungannya kadar kolesterol dengan PJK yaitu, jika jumlah kolesterol total >200 mg/dl, maka risiko terjadinya PJK akan meningkat, karena jumlah lemak jahat (LDL) kolesterol juga meningkat. LDL yang tinggi akan menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah yang akan meningkatkan risiko PJK.

3. Merokok

Merokok merupakan salah satu faktor resiko utama PJK, selain hipertensi dan hiperkolesterolamia. Orang yang merokok >20 batang per hari, bisa memengaruhi atau dua faktor lainnya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Sumatera Utara, risiko kematian mendadak akibat PJK pada laki-laki perokok, 10 kali lebih besar dari pada bukan perokok. Sedangkan pada perempuan yang merokok, risikonya 4,5 kali lebih tinggi dari pada bukan perokok.

Rokok bisa menyebabkan kerja jantung lebih berat, karena bersamaan dengan dilepaskannya hormon penghilang stres (katekolamin) dan menurunnya konsumsi oksigen, bisa merubah permeabilitas dinding pembuluh darah.

Teman Sehat, mengetahui faktor risiko PJK penting loh, untuk mengurangi risiko kematian akibat PJK. Kamu bisa menguranginya dengan cara mengendalikan tiga faktor utama yang ada di atas. Yuk, cintai tubuh kamu! Dengan cara mengatur pola makan yang baik sesuai Pedoman Gizi Seimbang dan terapkan perilaku hidup yang baik, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *