
Halo Teman Sehat! Apakah kamu pernah dengar istilah protein hewani? Yep! Daging-dagingan, susu, dan segala jenis turunannya itu!
Tapi, bagaimana dengan kamu yang khawatir dengan kandungan lemak dan kolesterol dalam sumber protein hewani? Atau kamu yang ingin coba diet tanpa daging alias vegetarian? Atau kamu yang ternyata ngga bisa mengonsumsi susu sapi alias lactose intolerance? Atau bagi kamu yang bertanya-tanya adakah alternatif sumber protein selain protein hewani?
Yep, protein nabati jawabannya!
Protein nabati ngga boleh disepelekan loh, Teman Sehat! Protein nabati juga mampu menyediakan hampir seluruh asam amino yang ngga bisa dihasilkan oleh tubuh. Selain itu, dengan mengonsumsi protein nabati, kamu juga bisa dapet keuntungan lainnya, yaitu menurunkan asupan lemak jenuh dan kolesterol yang bisa buat kamu lebih sehat.
Tapi, taukah kamu? Ternyata masih ada lagi manfaat yang bisa kamu dapat dari mengonsumsi protein nabati. Yap! Protein nabati menyediakan phytochemical dan serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Legume, alias kacang-kacangan, merupakan salah satu bahan pangan yang penting dalam dunia diet loh Teman Sehat!
Kandungan lemaknya yang rendah, sumber protein, dan tingginya serat, menjadikannya sebagai sumber protein nabati yang kece banget!
Kacang merah, kacang hijau, dan kacang polong adalah 3 contoh kacang-kacangan yang ternyata punya kandungan protein tinggi loh. Nih, buktinya:
- Tiap 100 gram kacang merah mengandung 23,1 gram protein
- Terdapat 22,2 gram protein dalam 100 gram kacang hijau
- Setiap 100 gram kacang polong, terdapat 21,7-24,1 gram protein
Tapi, ada 1 lagi jenis kacang-kacangan yang istimewa. Yap! Kacang kedelai.

Taukah kamu? Kedelai adalah sumber protein nabati yang paling banyak digunakan di dunia loh! Berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan, setiap 100 gram kedelai mengandung 30,2-34,9 gram protein. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan protein pada daging sapi yang hanya mencapai 18,8-19,1 gram!
Asam amino dalam kacang kedelai juga tergolong sempurna karena mengandung seluruh asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh.
Kedelai bisa diolah jadi berbagai macam produk yang pasti udah ngga asing di telinga kamu
Yap! Tempe, tahu, kecap, susu, tauco, tepung, dan masih banyak lagi.
Ada 1 lagi olahan kedelai yang mungkin masih asing, yaitu Textured Vegetable Protein (TVP). Olahan ini didapatkan dari proses canggih dengan mengisolasi protein pada tepung kedelai. Nah, hasilnya bisa jadi daging ‘vegetarian’ di restoran-restoran.
Selain kaya akan protein, kedelai juga sumber isoflavon. Apakah itu?
Isoflavon adalah salah satu phytochemical yang terbukti dapat menurunkan risiko penyakit-penyakit menyeramkan, seperti osteoporosis, penyakit jantung koroner, diabetes, hingga berbagai jenis kanker!
Selain itu, kedelai juga mengandung serat yang tinggi, sehingga sangat baik untuk saluran cerna dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Nah, itu dia beberapa alternatif protein hewani yang bisa kamu coba. Yuk, tetap penuhi kebutuhan protein harianmu supaya tetap sehat dan bugar!


3 Comments