Teman Sehat, kasus stunting di Indonesia termasuk memiliki jumlah yang tinggi. Jika dibiarkan, akan menganggu tumbuh-kembang si kecil, bahkan berisiko tinggi menderita sindrom metabolik. Nah, salah satu cara mengatasinya dengan mengonsumsi produk pangan lokal yaitu ikan bilih. Mau tahu apa sebabnya? Yuk, simak penjelasannya di sini!
Ikan kaya akan zat gizi

Ikan bilih memiliki kandungan zat gizi yang kaya akan protein, zink, kalsium, vitamin A dan vitamin E. Kandungan zink pada ikan segarnya yaitu 17,329 mg zink/100g bahan. Kandungannya lebih tinggi dibandingkan kandungan zink pada hati sapi/unggas yaitu 4,2-6,1 mg zink/100g bahan dan daging sapi sebesar 2,9-4,7 mg zink/100 g bahan.
Pangan fungsional bagi anak stunting

Ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) merupakan pangan lokal yang berasal dari Sumatera Barat. Ikan ini memiliki kandungan protein dan zink yang tinggi. Suplemen zink yang mengandung ikan ini, bisa meningkatkan pertumbuhan jaringan tulang, dan memperkuat matriks tulang yang bisa diberikan kepada anak stunting. Selain itu, zink bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan, metabolisme hormon pertumbuhan dan daya tahan tubuh agar si kecil ngga mudah sakit.
Bentuk olahannya
Kamu bisa mengonsumsi ikan ini dalam berbagai bentuk olahan makanan, seperti:

- Ikan bilih goreng. Biasanya selain dalam bentuk segar, ikan ini juga dijual dalam bentuk goreng. Kamu bisa langsung mengonsumsinya sebagai lauk yang menemani nasi hangat.
- Ikan bilih asap. Ikan yang diolah melalui pengasapan memiliki kadar air yang rendah, sehingga daya tahan produknya lebih lama dibandingkan dengan ikan bilih goreng.
- Sirup zink dari ekstrak ikan. Olahan produk ini, merupakan salah satu alternatif suplementasi zink organik untuk menanggulangi masalah kekurangan zink anak stunting. Produk ini mengandung kadar zink yang tinggi yaitu 161,97 mg/100 gr.
- Nugget ikan bilih. Menu alternatif lainnya untuk menemani makan si kecil yaitu nugget. Yap, kamu bisa mengolahnya menjadi nugget dengan bentuk yang menarik, agar si kecil lahap makannya.
- Biskuit ikan bilih. Kebanyakkan biskuit memiliki kandungan gula dan lemak yang tinggi. Salah satu alternatifnya, yaitu biskuit ikan bilih dengan kandungan protein dan zink yang tinggi .
Nah, Teman Sehat, berbagai olahan ikan ini, bisa kamu jadikan sebagai alternatif pangan lokal dalam pencegahan stunting. Ingat ya, jangan cuma mnegonsumsi ikan ini saja, tetap penuhi asupan gizi si kecil dengan makana lainnya sesuai konsep gizi seimbang. So, bagikan artikel ini ke orang terdekatmu jika bermanfaat, ya!
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP
