Halo Sahabat Sehat! Kamu sudah tahu belum kalau 5 kebiasaan ini bisa bikin berat badan kamu naik bahkan saat sedang melakukan program diet? Apa aja kebiasaan tersebut? Yuk, simak penjelasan berikut!
Makan berlebihan
Salah satu penyebab kenaikan berat badan dikarenakan asupan kalori yang berlebih. Terutama bila mengonsumsi makanan dalam porsi besar tapi sedikit bergerak dan berolahraga. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketidakseimbangan kalori dalam tubuh, sehingga tubuh menyimpan kelebihan kalori dalam bentuk lemak. So, penting untuk memiliki pola makan yang sehat dengan makan secukupnya dan ngga berlebihan.

Pemilihan Makan yang Keliru
“You’re what you eat” slogan itu memang ada benarnya karena apa yang kamu makan menggambarkan seperti apa kondisi tubuhmu. Saat mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang, tubuh juga akan merespon dengan hal yang baik dan begitu pula sebaliknya. Sebaiknya hindari konsumsi makan dengan kandungan kalori, gula dan minyak yang tinggi karena kelebihan kalori dalam tubuh akan disimpan sebagai lemak yang akhirnya berkolerasi terhadap kenaikan berat badan.
Melewatkan Sarapan dan Makan di Jam Tidur
Selain memperhatikan porsi makan, pemilihan makanan, dan olahraga, penetapan jadwal makan juga menjadi hal yang penting. Berdasarkan sejumlah penelitian, mengatakan bahwa melewakan sarapan berkorelasi terhadap terjadinya kegemukan. Menunda atau melewatkan sarapan bisa meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga berdampak pada terjadinya diabetes. Melewatkan sarapan bisa menyebabkan kamu makan lebih banyak di siang dan malam hari, karena hormon leptin dan ghrelin yang bekerja untuk mengontrol rasa kenyang dan lapar menjadi terganggu.
Makan di waktu ketika seharusnya tubuh beristirahat bisa berisiko terhadap munculnya masalah kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung. Hal ini karena makan di saat tengah malam bisa memperburuk status glukosa dalam tubuh dan menurunnya proses pembakaran lemak.
Kurang Tidur
Kurang tidur telah banyak diteliti berkorelasi terhadap perubahan sistem metabolisme tubuh, rasa lapar, kondisi dehidrasi dan pemilihan makanan. Hormon ghrelin sebagai pengatur rasa lapar akan lebih tinggi pada orang yang memiliki waktu tidur kurang sehingga memicu untuk makan lebih banyak. Apabila pola tersebut terus berlanjut, nantinya akan berefek pada peningkatan berat badan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan waktu tidur disamping menjaga pola makan kamu ya.

Malas Olahraga
Banyak orang menginginkan memiliki bentuk tubuh yang ideal tapi malas untuk berolahraga. Padahal, olahraga bisa membantu menyukseskan program diet yang sedang dijalankan. Kebanyakan orang yang ngga aktif, jarang bergerak, maupun kurang berolahraga mengalami kelebihan berat badan. Terlebih di kondisi saat ini, berbagai kemajuan teknologi yang memudahkan orang dalam segala hal membuat orang semakin sedikit bergerak.
Kemenkes memberikan rekomendasi bahwa setidaknya melakukan aktivitas fisik selama 30 menit dalam sehari dan berolahraga 3-5 kali dalam seminggu. Dengan begitu dalam seminggunya aktivitas fisik yang dilakukan minimal 150 menit. Hal ini juga terbukti baik loh, untuk menjaga kondisi kesehatan jantung kamu.
Selalu sadari bahwa kesehatan merupakan hal berharga yang ngga bisa dibeli dengan apapun. Oleh karena itu, yuk biasakan mengatur pola makan, imbangi dengan aktivitas fisik, dan jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan waktu tidur kamu, ya Sahabat Sehat! Semoga bermanfaat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Terima kasih informasinya. Terutama untuk pekerja kantoran atau di beberapa posisi dengan shift pagi, memang cenderung melewatkan makan & over eating saat makan siang.
Semoga bermanfaat, semangat menjalani hidup lebih sehat
Ini dia yg di cari. Terimakasih informasinya
Wah, saya banget itu 🙁
Artikel yg sangat bermanfaat yok hidup sehat yok . . .
Terimakasih infonyaa sangat bermanfaat sekali semoga kelak menjadi ahli gizi
artikelnya udh biasa