Ini 5 Kebiasaan yang Membuat Gagal Diet

Halo Sahabat Sehat! Kamu sudah tahu belum kalau 5 kebiasaan ini bisa bikin berat badan kamu naik bahkan saat sedang melakukan program diet? Apa aja kebiasaan tersebut? Yuk, simak penjelasan berikut!

Makan berlebihan

Salah satu penyebab kenaikan berat badan dikarenakan asupan kalori yang berlebih. Terutama bila mengonsumsi makanan dalam porsi besar tapi sedikit bergerak dan berolahraga. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketidakseimbangan kalori dalam tubuh, sehingga tubuh menyimpan kelebihan kalori dalam bentuk lemak. So, penting untuk memiliki pola makan yang sehat dengan makan secukupnya dan ngga berlebihan.

hal yang membuat kamu gagal diet
Foto: Unsplash.com

Pemilihan Makan yang Keliru

You’re what you eat” slogan itu memang ada benarnya karena apa yang kamu makan menggambarkan seperti apa kondisi tubuhmu. Saat mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang, tubuh juga akan merespon dengan hal yang baik dan begitu pula sebaliknya. Sebaiknya hindari konsumsi makan dengan kandungan kalori, gula dan minyak yang tinggi karena kelebihan kalori dalam tubuh akan disimpan sebagai lemak yang akhirnya berkolerasi terhadap kenaikan berat badan.

Melewatkan Sarapan dan Makan di Jam Tidur

Selain memperhatikan porsi makan, pemilihan makanan, dan olahraga, penetapan jadwal makan juga menjadi hal yang penting. Berdasarkan sejumlah penelitian, mengatakan bahwa melewakan sarapan berkorelasi terhadap terjadinya kegemukan. Menunda atau melewatkan sarapan bisa meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga berdampak pada terjadinya diabetes. Melewatkan sarapan bisa menyebabkan kamu makan lebih banyak di siang dan malam hari, karena hormon leptin dan ghrelin yang bekerja untuk mengontrol rasa kenyang dan lapar menjadi terganggu.

Makan di waktu ketika seharusnya tubuh beristirahat bisa berisiko terhadap munculnya masalah kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung. Hal ini karena makan di saat tengah malam bisa memperburuk status glukosa dalam tubuh dan menurunnya proses pembakaran lemak.

Kurang Tidur

Kurang tidur telah banyak diteliti berkorelasi terhadap perubahan sistem metabolisme tubuh, rasa lapar, kondisi dehidrasi dan pemilihan makanan. Hormon ghrelin sebagai pengatur rasa lapar akan lebih tinggi pada orang yang memiliki waktu tidur kurang sehingga memicu untuk makan lebih banyak. Apabila pola tersebut terus berlanjut, nantinya akan berefek pada peningkatan berat badan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan waktu tidur disamping menjaga pola makan kamu ya.

melakukan aktivotas fisik saat diet
Foto: Unsplash.com

Malas Olahraga

Banyak orang menginginkan memiliki bentuk tubuh yang ideal tapi malas untuk berolahraga. Padahal, olahraga bisa membantu menyukseskan program diet yang sedang dijalankan. Kebanyakan orang yang ngga aktif, jarang bergerak, maupun kurang berolahraga mengalami kelebihan berat badan. Terlebih di kondisi saat ini, berbagai kemajuan teknologi yang memudahkan orang dalam segala hal membuat orang semakin sedikit bergerak.

Kemenkes memberikan rekomendasi bahwa setidaknya melakukan aktivitas fisik selama 30 menit dalam sehari dan berolahraga 3-5 kali dalam seminggu. Dengan begitu dalam seminggunya aktivitas fisik yang dilakukan minimal 150 menit. Hal ini juga terbukti baik loh, untuk menjaga kondisi kesehatan jantung kamu.

Selalu sadari bahwa kesehatan merupakan hal berharga yang ngga bisa dibeli dengan apapun. Oleh karena itu, yuk biasakan mengatur pola makan, imbangi dengan aktivitas fisik, dan jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan waktu tidur kamu, ya Sahabat Sehat! Semoga bermanfaat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Timing meals later at night can cause weight gain and impair fat metabolism. https://www.sciencedaily.com/releases/2017/06/170602143816.htm

Diakses 26 Agustus 2021

Eating at night could increase risk of heart disease and diabetes https://www.sciencedaily.com/releases/2017/11/171109100432.htm
Diakses 26 Agustus 2021

The Endocrine Society. “People who eat a late dinner may gain weight.” ScienceDaily. ScienceDaily, 11 June 2020. <www.sciencedaily.com/releases/2020/06/200611094138.htm>.
Diakses 26 Agustus 2021

PLOS. “When should you eat to manage your weight? Breakfast, not late-night snacks.” ScienceDaily. ScienceDaily, 28 February 2020. <www.sciencedaily.com/releases/2020/02/200228125230.htm>.
Diakses 26 Agustus 2021

The Endocrine Society. “Eating later in the day may be associated with obesity.” ScienceDaily. ScienceDaily, 23 March 2019. <www.sciencedaily.com/releases/2019/03/190323145204.htm>.
Diakses 26 Agustus 2021

12 Healthy Habits to Get a Better Night’s Sleep, According to Scientists
https://www.sciencealert.com/12-healthy-habits-to-get-a-better-night-s-sleep-according-to-scientists
Diakses 26 Agustus 2021

Can You Actually Die From a Lack of Sleep? Here’s What Science Says. https://www.sciencealert.com/health-risks-death-from-sleep-deprivation
Diakses 26 Agustus 2021

Why Sleep Is So Important For Losing Weight, According to Researchers. https://www.sciencealert.com/a-full-night-s-sleep-appears-to-be-a-key-part-of-healthy-weight-loss
Diakses 26 Agustus 2021

If You’re Sleeping 6 or Fewer Hours a Night, There’s a Weird Health Effect We Didn’t Expect https://www.sciencealert.com/six-hours-sleep-could-leave-you-dehydrated

Aktivitas Fisik 150 Menit Per Minggu Agar Jantung Sehat http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/aktivitas-fisik-150-menit-per-minggu-agar-jantung-sehat
Diakses 27 Agustus 2021

Related Posts

  1. Terima kasih informasinya. Terutama untuk pekerja kantoran atau di beberapa posisi dengan shift pagi, memang cenderung melewatkan makan & over eating saat makan siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.