Inilah 4 Ragam Unik Soto Nusantara, Udah Pernah Coba?

Halo Teman Sehat! Apakah kamu termasuk penggemar makanan berkuah? Jika ya, soto pasti masuk dalam list menu favoritmu. Soto merupakan kuliner Indonesia berkuah dengan kaldu kaya rempah yang disajikan bersama daging ayam atau sapi, bihun, telur, perkedel, dan nasi. Kementrian Pariwisata telah menetapkan soto menjadi makanan nasional bersama dengan rendang, gado-gado, sate, dan nasi goreng loh!

Soto memiliki banyak varian yang dibedakan berdasarkan daerah asal, bahan baku dan alat memasaknya. Nah, kamu bisa cari tahu 4 varian menarik soto di sini!

1. Soto So Bojong

Soto so Bojong berlokasi di Kelurahan Bojong Kecamatan Purbalingga. Keunikan soto ini yaitu daun melinjonya, dalam bahasa Jawa disebut daun so, yang ditambahkan ke dalam kuah soto. Penggunaan daun so ini bermula dari  gagasan Slamet, pemilik usaha soto so, yang mengamati daun so yang ditambahkan istrinya ke dalam sayur asam sehingga membuat kaya rasa. Ketika ditambahkan ke dalam kuah soto, daun so memberi rasa segar dan menambah sedap aroma. Soto so disajikan dengan daging sapi/ayam, soun, ketupat, kecambah, kemiri, kerupuk, dan sambal kacang. Penasaran mau coba?

2.Soto Bongko

Soto khas Kabupaten Sumedang ini bisa dibedakan dari penggunaan bongko pada penyajiannya. Bongko merupakan makanan khas Jawa Barat yang bentuk dan teksturnya mirip lontong hanya saja ukurannya lebih besar. Bongko disajikan dalam bentuk dadu berukuran kecil. Bahan utama soto bongko biasanya menggunakan labu siam diiris memanjang, namun ada pula yang menggunakan ayam. Penyajian soto ini terdiri dari bongko, tahu Sumedang, tauge, sambal, bawang goreng, emping, kecap dan disiram dengan kuah soto yang gurih. Kamu bisa menemukan soto bongko dijual di sekitar alun-alun Sumedang, RSUD Sumedang dan di sekitar pasar Sumedang dari pagi hingga petang. Soto bongko  biasa dinikmati sebagai sarapan ataupun santap siang.

3. Tauto Pekalongan

Tauto Pekalongan adalah soto yang dipadukan dengan tauco pada kuahnya. Tauco yang digunakan pada soto ini memiliki perbedaan dari tauco Cianjur, yaitu berwarna kemerahan, memiliki cita rasa manis sedikit asin, dan kedelai yang berukuran lebih besar. Tauto terdiri dari irisan tipis daging sapi, soun, bawang goreng, seledri, nasi yang disiram kuah kental pedas sedikit manis. Awalnya, tauto berbahan utama daging kerbau sehingga memerlukan tauco untuk mengurangi aroma daging kerbau yang kurang disukai. Ngga semua orang suka dengan aroma dan tekstur daging kerbau sehingga diganti dengan daging sapi.  Menurut Dedek, pemilik Warung Tauto Bang Dul di Jalan Gajah Mada Pekalongan, tauto sudah menjadi santapan warga Pekalongan sejak lebih dari 32 tahun yang lalu loh!

4. Soto Kwali

Penamaan soto ini diambil dari alat memasaknya yaitu kwali. Kwali merupakan alat masak serupa panci yang terbuat dari tanah liat. Kuah soto khas Sukoharjo, Solo ini ditempatkan di dalam kwali dan dihangatkan dengan kayu bakar. Penggunaan kwali sebagai alat memasak soto ini menyebabkan sensasi rasa yang nikmat dan unik. Kekhasan soto ini juga disebabkan oleh tempe semangit yang menjadi pelengkapnya. Tempe semangit merupakan tempe yang setelah jadi, didiamkan terlebih dahulu selama 1-2 hari. Penyajian soto kwali terdiri dari soun, daging sapi, nasi, seledri, tauge, dan bawang goreng.

Nah, itu dia empat soto nusantara dengan kekhasannya masing-masing. Varian soto apa saja yang pernah Teman Sehat coba?

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.