Tahukah kamu, jumlah kasus campak meningkat tajam di Indonesia? Diketahui per 26 Januari 2023 melalui Juru Bicara Kemenkes, M. Syaril pada acara Selamat Pagi Indonesia yang ditayangkan di MetroTV, ada 3.341 kasus campak di Indonesia yang tersebar di 12 provinsi dan 34 kabupaten/kota, dengan jumlah 55 Kejadian Luar Biasa (KLB). Jumlah kasus tersebut meningkat 32 kali lebih banyak dibandingkan jumlah kasus pada tahun 2022. Mari simak fakta penyakit campak berikut ini, check it out!

Apa itu campak?
Campak adalah penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernapasan. Gejala yang ditimbulkan penyakit ini antara lain demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit, batuk, pilek, atau mata merah.
Darimana penularan campak?
Campak bisa menular dari droplet, percikan ludah saat batuk, bersin, bicara, atau melalui cairan hidung. Penting untuk memastikan lingkungan sekitar aman dari campak. Hal ini dikarenakan virus penyebab campak bisa tetap bertahan di udara maupun permukaan benda yang terpapar selama dua jam.
Apakah campak berbahaya?
Penyakit campak memang bisa sembuh dengan sendirinya. tetapi apabila dibiarkan penyakit campak bisa menimbulkan komplikasi, Komplikasi yang bisa timbul antara lain seperti diare, pneumonia (radang paru), ensefalitis (radang otak), dan kebutaan. Tak hanya itu, komplikasi campak yang teramat parah bisa merenggut nyawa penderitanya loh, Sahabat Sehat.

Bagaimana cara mencegah campak?
Vaksin campak merupakan upaya pencegahan yang bisa dilakukan individu guna mencegah campak. Vaksin yang diterima adalah vaksin MR (Measles & Rubella), yaitu vaksin yang bisa mencegah penyakit campak dan rubella. Vaksin ini bisa diberikan pada saat usia 9 bulan sampai dengan usia kurang dari 15 tahun. Vaksin MR ini terbukti 95% efektif loh, Sahabat Sehat. Perlu diperhatikan, bahwa tidak menutup kemungkinan bagi individu yang sudah pernah terpapar penyakit campak akan terpapar kembali.
Bagaimana jika belum menerima vaksin campak?
Tenang saja, Sahabat Sehat. Jika kamu belum pernah menerima vaksin campak sewaktu kecil, kamu bisa menerimanya saat dewasa. Vaksin campak untuk dewasa dapat diterima sebanyak dua kali dengan jarak empat minggu. Vaksin ini dapat ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat terdekat, seperti di Puskesmas sekitarmu.
Lalu, apa yang bisa dilakukan?
Vaksin campak sangat bermanfaat untuk melindungi individu, keluarga, lingkungan dan komunitas sekitar. Hal ini dikarenakan dengan menerima vaksin campak, Sahabat Sehat bisa turut menjaga kesehatan masyarakat sekitar yaitu dengan tidak menularkan penyakit campak. Bahkan akan lebih baik lagi apabila kamu turut menyebarkan informasi terkait pentingnya vaksinasi campak di lingkungan sekitar. Tak hanya menjaga kesehatan individu, tetapi juga untuk menjaga kesehatan lingkungan dan komunitas sekitar, demi Indonesia bebas campak!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
