Kaya Manfaat, Inilah Fakta Gizi Almond

Sahabat sehat,  bagi yang suka ngemil di saat santai biasanya  memilih cemilan  satu ini, rasanya gurih, renyah dan menyehatka. Yap, sebagian masyarakat mengenalnya sebagai kacang almond. Bisa dimakan langsung atau sebagai campuran kue dan minuman. Tapi sebenarnya apakah almond termasuk dalam kelompok buah atau kacang-kacangan? Kemudian, apa saja manfaat almond? Simak faktanya, yuk!

manfaat almond bagi kesehatan
Foto: Pexels.com

Asal Usul Almond

Almond berasal dari pohon badam, dengan nama ilmiah Prunus dulcis, pohon ini aslinya tumbuh di daerah Asia Barat Daya. Almond bagian dari subkeluarga Prunoidaie dan masuk keluarga Rosaceae, sub genus Amygdalus yang klasifikasinya sama dengan buah persik atau prem. Tahukah Sahabat Sehat? Ternyata, dalam ilmu tumbuhan, almond termasuk buah yang memiliki biji seperti halnya mangga atau cherry.

Ketika buah almond matang, daging buahnya diambil menyisakan bijinya. Biji almond ini ada dua macam, ada almond yang manis dan pahit. Almond yang banyak dikenal di pasaran berasal dari biji manis, sedangkan yang pahit dimanfaatkan menjadi minyak, Nah, ini cukup berbeda dengan kacang-kacangan yang memiliki buah dan biji sekaligus dalam satu cangkang.

Kandungan Gizi Almond

Kandungan gizi almond sangat beragam dan baik untuk kesehatan, data USDA (United States Departement Agriculture) menyebutkan dalam 100 gram almond terkandung 579 kkal, protein 21.15 g, lemak 3.8 g, karbohidrat 21.55 g, serat 12.5 g, magnesium 270 mg, kalsium 269 mg, mangan 2.179 mg, vitamin E, riboflavin, niasin dan tiamin. Vitamin dan mineral dalam almond mengandung bioaktif tingkat tinggi yang bersifat antioksidan. Anjuran konsumsi almond sekitar 8-10 biji per hari untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi harian.

Manfaat Almond

Meningkatkan kesehatan jantung

Menurut American Journal of Clinical Nutrition (AJCN), mengkonsumsi almond dikaitkan dengan lebih rendahnya risiko penyakit jantung, rata-rata risiko kematian akibat penyakit jantung menurun sebesar 37%. Begitu juga dalam studi AJCN tentang almond  yang menggantikan dengan lemak jenuh ternyata dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat sebanyak 10% pada pria yang mengkonsumsi almond selam 3 minggu. Selain itu kandungan potassium dalam almond juga menurunkan risiko penyakit jantung iskhemik sebesar 49% dengan mengkonsumsi 4,609 mg potassium dalam almond setiap hari.

fakta gizi almond
Foto: Pexels.com

Mengontrol kadar gula darah

Almond mengandung karbohidrat rendah, indeks glikemik rendah,  kaya protein, lemak dan serat yang tinggi sehingga mampu mengontrol kadar gula darah. Kandungan magnesium yang tinggi  dalam almond  dapat memenuhi kekurangan pada penderita diabetes tipe 2 sehingga gula darah terkontrol.

Menurunkan tekanan darah

Penelitian tentang kandungan magnesium dalam almond yang dikonsumsi sesuai anjuran ternyata dapat memperbaiki kekurangan magnesium pada penderita hipertensi  sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

Anti stress

Kandungan antioksidan dalam almond dapat melindungi dari stress oksidatif. Stress oksidatif merupakan ketidak seimbangan antara produksi radikal bebas dengan kemampuan tubuh untuk melawan dari efek berbahayanya. Dengan konsumsi almond 2,5 ons setiap hari akan menurunkan kadar biomarker darah untuk stress oksidatif sebesar  27% dalam satu bulan.

Meningkatkan kesehatan pencernaan

Didalam usus,  almond  berfungsi sebagai prebiotik yang menguntungkan kesehatan pencernaan, anti peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Menurunkan berat badan

Tingginya kandungan lemak tidak jenuh, protein, dan serat pada almond bisa menunda lapar dan cocok untuk menurunkan berat badan.

Nah, Sahabat Sehat tertarik buat mengonsumsi almond? Jika iya, konsumsilah secukupnya sesuai anjuran. Ini karena kalau dikonsumsi berlebihan juga ngga baik akibat kandungan kalori dan lemak yang tinggi.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Daftar Kandungan Gizi Bahan Makanan. 2019. Data USD (United Stated Departement Agriculture)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.