Kiat Jitu Ajari Anak tentang Bahaya Narkoba

Sahabat Sehat, tahukah kamu bahwa sebagian besar pengguna narkoba di Indonesia berasal dari kelompok pelajar? Yap, Badan Narkotika Nasional RI menyampaikan bahwa 2,29 juta pelajar Indonesia menyandang status sebagai pengguna narkoba. Miris sekali bukan?

Situasi ini menjadi peringatan bagi para orang tua untuk senantiasa mendampingi dan mengedukasi anak tentang bahaya narkoba. Tapi, ngga sedikit yang bingung mau mulai dari mana, apalagi topik bahaya narkoba dirasa sangat berat untuk diajarkan ke anak.

Nah, sekarang kamu ngga perlu khawatir! Yuk, bahas bersama mengenai kiat-kiat jitu mengajari anak tentang bahaya narkoba di sini!

Pentingnya mengajari anak tentang bahaya narkoba

bahaya narkoba
Foto: Pixabay.com

Kamu pastinya sudah tahu bahwa anak merupakan generasi penerus yang akan membangun masa depan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk ikut andil dalam melindungi anak dari hal-hal yang bisa mengganggu proses tumbuh kembangnya, seperti narkoba.

Obat-obatan terlarang tentu sangat berbahaya jika mengenai tubuh anak-anak yang masih rentan, terutama pada sistem syaraf pusat mereka. Cara kerja otak anak akan menurun akibat narkoba dan mengacaukan kondisi fisik serta mentalnya.

Selain itu, mereka bisa menimbulkan risiko kecanduan yang kuat. Kondisi ini mengingatkan bahwa pengawasan dan edukasi bahaya narkoba dari orang tua untuk anak perlu dilakukan sedini mungkin sehingga anak bisa tumbuh dengan baik dan sehat.

Kiat jitu mengajari anak tentang bahaya narkoba

kiat jitu ajari anak bahaya narkoba
Foto: Pexels.com

Dalam mengajari anak tentang bahaya narkoba, perlu dilakukan sesuai dengan usianya supaya bisa lebih mudah dipahami. Berikut kiat jitu mengajari anak tentang bahaya narkoba yang perlu kamu ketahui:

  1. Anak play group
  • Ajari anak untuk menghargai tubuh sendiri dengan memberi tahu tentang bahan-bahan beracun yang ada di rumah kamu. Kamu juga bisa mengenalkan berbagai jenis obat dan fungsinya menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
  • Ajak anak untuk berkomunikasi dalam setiap pengambilan keputusan, hal ini bisa membantu anak lebih percaya diri dalam mengemukakan pendapatnya sehingga mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini hingga ia dewasa nanti.
  • Gunakan metode bercerita dalam menyampaikan suatu pesan ke anak supaya mereka tertarik untuk mendengarkan pesan dari orang tua dengan penuh perhatian dan mudah menangkap isi cerita.
  1. Anak usia 4 – 6 tahun
  • Pada usia ini sangat penting bagi orang tua untuk mengenal lingkungan belajar dan bermain anak, serta mengetahui siapa teman-temannya.
  • Perbanyak kegiatan yang bermanfaat, seperti berkebun di rumah, mengembangkan hobi mereka, dan memelihara hewan peliharaan.
  • Jaga komunikasi dengan anak dan tunjukkan cinta kasih sayang yang tulus.
Kiat jitu atasi bahaya narkoba pada anak
Foto: Pexels.com
  1. Anak usia 7 – 8 tahun
  • Perlu diperhatikan pada usia ini, anak sudah bisa menggabungkan antara fantasi dan kenyataan.
  • Terangkan secara sederhana apa itu narkoba dan perbedaan antara obat-obatan yang baik dan yang buruk untuk tubuhnya karena anak usia ini sangat percaya terhadap orang tua.

Sahabat Sehat, itulah kiat-kiat jitu mengajari anak tentang bahaya narkoba sesuai dengan usianya. So, kamu ngga usah bingung lagi harus mulai dari mana. Selamat mencoba! Jangan lupa ajak teman-teman kamu untuk tahu info bermanfaat ini, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. 2012. Buku Panduan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini. Jakarta: Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

Puslidatin BNN. 2019. Penggunaan Narkotika di Kalangan Remaja Meningkat. https://bnn.go.id/penggunaan-narkotika-kalangan-remaja-meningkat/. Diakses pada 26 Juni 2021

Raihana, R., Nurhayati, S., dan Muazimah, A. 2018. PENGENALAN NARKOBA PADA ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN METODE BERCERITA. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(2), 93-101. https://doi.org/10.25299/ge.2018.vol1(2).2570

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.