Macademia, Kacang Termahal yang Ada di Indonesia!

Halo, Teman Sehat! Kalian tahu ngga nama kacang yang termahal di dunia? Kacang almond? Kacang pistachio atau walnut? Nah, ternyata bukan ketiganya, loh! Tapi kacang macademia. Kira-kira apa penyebabnya ya, kacang ini mahal? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Dijuluki kacang termahal di dunia

Dikutip dari CNN Indonesia, kacang macademia merupakan jenis kacang termahal di dunia. Yap, kacang jenis ini memiliki 2 spesies kacang edible (bisa dikonsumsi). Jenis kacangnya yaitu Macadamia integrifolia (kulit halus) dan Macadamia tetraphylla (kulit kasar).

Kacang jenis kulit halus, lebih baik dipanggang dari pada jenis kacang dengan kulit kasar.  Kacang ini, berasal dari negara kanguru, Australia dengan berbagai macam nama untuk menyebutkan namanya.

Kira-kira ada ngga ya, di Indonesia?

Jangan salah, walaupun kacang ini endemik (asli) dari Australia, ternyata ada loh satu dari total delapan spesies macademia yang berasal dari Indonesia. Kalian tahu ada dimana? Yap, di Pulau Sulawesi.

Woman, Question Mark, Person, Decision, Thoughtful

Selain itu, kamu juga bisa menemukannya di Kebun Raya Cibodas, Pusat Penelitian Hortikultura di Cikole serta Perkebunan Kalisat Jampit dan Perkebunan Sempol di dataran tinggi Ijen, Bondowoso.

Apa yang membuat kacang ini disukai?

Tekstur yang lembut sekaligus crunchy dan buttery membuat kacang ini sangat digemari oleh konsumen. Rasa dan teksturnya, membuat kacang ini sangat cocok untuk kombinasi makanan manis maupun asin.

Biasanya, kacang ini diolah sebagai camilan, campuran kue, topping untuk salad dalam keadaan mentah maupun yang sudah dipanggang. Minyak dari kacang ini, juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan kosmetik, memasak, salad dressing, yang mirip penggunaannya dengan minyak zaitun.

Apa saja manfaatnya?

Kacang ini memiliki banyak kandungan gizi seperti MUFA (Monounsaturated fatty acid) atau asam lemak baik, serat, magnesium (Mg), vitamin B1, B6, B3, serta mineral (zat besi, fosfor, kalium, dan selenium). Kandungan zat gizinya, memengaruhi profil lipid (lemak) dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler, loh!

Heart, Beat, Heart Beat, Heartbeat, Emergency, Pulse

Studi yang dilakukan oleh Chuan Shao, menyatakan bahwa konsumsi 12 g kacang macademia per hari, bisa menurunkan risiko stroke sebesar 14%. Tapi, pengolahan kacang ini perlu diperhatikan, hindari menggoreng dengan minyak dan lebih baik disangrai atau dipanggang.

Mengapa bisa jadi kacang termahal?

Pasti kamu penasaran, apa yang membuat kacang ini istimewa? Yap, ternyata pohon ini pertumbuhannya lambat. Butuh waktu 10-15 tahun untuk mencapai tinggi 12-15 meter. Sehingga di Banjarnegara, kacang ini dihargai sebesar 350.000/kg, cukup mahal ya?

Money, Finance, Mortgage, Loan, Real-Estate, Business

Pohon kacang ini, juga perlu perawatan ekstra agar menghasilkan kacang yang berkualitas, karena rentan terhadap penyakit. Sehingga biaya perawatannya ngga murah, mulai dari pembibitan, fertilizer, mesin operasi khusus, kontrol hama dan penyakit, biaya pegawai, dan proses panen, kontrol kualitas, pengeringan, dan penyimpanan. Inilah yang menyebabkan kacang ini memiliki harga yang tinggi.

Gimana Teman Sehat? Sudah tahu ‘kan keistimewaan dari kacang macademia? Yap, kacang ini bisa menjadi salah satu pilihan camilan sehat yang tetap disesuaikan dengan budget, ya! Jangan lupa bagikan artikel ini ke orang terdekatmu, jika bermanfaat!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.