Manfaat Konsumsi Green Coffee, Bisa untuk Diet?

Halo Sahabat Sehat! Siapa yang ngga mengenal kopi? Minuman satu ini menjadi primadona di kalangan masyarakat, Data dari International Coffee Organization publikasi 2018 menunjukkan Indonesia menjadi negara tertinggi ke-enam yang mengonsumsi kopi. Ada berbagai jenis kopi di Indonesia, seperti kopi hitam dan luwak. Bagaimana dengan green coffee? Apa pernah coba? Yuk ketahui manfaat konsumsi green coffee!

mengenal green coffe dan manfaatnya bagi tubuh
Foto: Pixabay.com

Apa itu green coffee?

Seperti namanya, green Coffee atau kopi hijau punya warna hijau. Jika kopi lain disangrai hingga berwarna hitam, maka green coffee merupakan jenis dari biji kopi yang sudah dikupas dan ngga disangrai, sehingga warnanya ngga berubah. Seperti pada kopi umumnya, kopi hijau juga mengandung zat gizi, seperti karbohidrat, lemak, dan protein, kafein, dan antioksidan seperti polifenol.

Di pasaran sudah banyak green coffee kemasan. Namun, kopi kemasan semacam itu tentunya punya tambahan bahan tertentu, misal bahan tambahan pangan baik yang alami maupun sintetis. Hal tersebut bisa jadi menghilangkan manfaat dari green coffee asli.

Green coffee bisa untuk diet?

Green coffee bisa dikonsumsi ketika kamu sedang diet atau menurunkan berat badan. Ini karena kandungan kafein pada kopi dapat meningkatkan metabolisme. Proses kopi hijau yang tidak disangrai juga dapat meningkatkan asam klorogenat yang berfungsi menurunkan penyerapan karbohidrat dan lemak pada saluran cerna, sehingga bisa mencegah penimbunan lemak serta mempercepat penurunan berat badan.

Penelitian dalam Jurnal Phytomedicine dari review 13 artikel menunjukkan hasil, bahwa asam klorogenat pada green coffee berpengaruh pada penurunan indeks massa tubuh, sehingga mampu menurunkan risiko obesitas.

mengenal green coffe dan manfaatnya bagi tubuh
Foto: Pixabay.com

Menurunkan glukosa darah

Kopi hijau yang bisa menghambat penyerapan karbohidrat juga nantinya mampu menurunkan glukosa darah. Dikutip Jurnal Preparative Biochemistry & Biotechnology, kopi hijau juga dianggap sebagai antidiabetes. Namun, jika kamu konsumsi kopi hijau kemasan, mungkin efek ini ngga akan memberi pengaruh yang besar, karena kandungan gula pada kopi kemasan cukup tinggi, bisa mencapai 10 gram per saji, tentunya jumlah tersebut bisa saja berbeda tergantung merk.

Mencegah penyakit kardiovaskular

Kandungan antioksidan dan klorogenat pada green coffee bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular, juga menjaga tekanan darah. Penyakit kardiovaskular juga identik dengan profil lipid yang tidak normal, disini kopi hijau akan berperan dalam menurunkan penyerapan lemak dalam tubuh.

Itulah manfaat dari green coffee, manfaat tersebut bisa maksimal jika kamu juga melakukan usaha lain. Bagi yang menurunkan berat badan mungkin juga dibarengi dengan olahraga. Jika mengalami diabetes, sertai juga dengan menjaga pola makan seperti tepat waktu, jumlah, dan jenis. Tidak cukup satu makanan untuk mengatasi masalah kesehatan, banyak upaya yang harus dilakukan. Perlu diingat pula bahwa konsumsi suatu makanan atau minuman tetap harus dalam batas wajar atau jangan berlebihan.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

International Coffee Organization (ICO). 2018. Indonesia Masuk Daftar Negara Konsumsi Kopi Terbesar Dunia. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/12/12/indonesia-masuk-daftar-negara-konsumsi-kopi-terbesar-dunia. Diakses 30 September 2021

Dok, Go. 2019. Dietclopeda: 110 rahasia diet sehat. Gramedia Widiasarana Indonesia. (Online). https://www.google.co.id/books/edition/Dietclopedia_110_rahasia_diet_sehat/jjmUDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0. Diakses 30 September 2021

Gorji Z, Varkaneh HK, Talaei S, Nazary-Vannani A, Clark CCT, Fatahi S, Rahmani J, Salamat S, Zhang Y. The effect of green-coffee extract supplementation on obesity: A systematic review and dose-response meta-analysis of randomized controlled trials. Phytomedicine. 2019 Oct;63:153018. doi: 10.1016/j.phymed.2019.153018. Epub 2019 Jul 5. Erratum in: Phytomedicine. 2020 Mar;68:153199. PMID: 31398662. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31398662/

Han B, Nazary-Vannani A, Talaei S, Clark CCT, Rahmani J, Rasekhmagham R, Kord-Varkaneh H. The effect of green coffee extract supplementation on blood pressure: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Phytother Res. 2019 Nov;33(11):2918-2926. doi: 10.1002/ptr.6481. Epub 2019 Aug 20. PMID: 31429515. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31429515/

Meng S, Cao J, Feng Q, Peng J, Hu Y. Roles of chlorogenic Acid on regulating glucose and lipids metabolism: a review. Evid Based Complement Alternat Med. 2013;2013:801457. doi: 10.1155/2013/801457. Epub 2013 Aug 25. PMID: 24062792; PMCID: PMC3766985. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24062792/

Sanlier N, Atik A, Atik I. Consumption of green coffee and the risk of chronic diseases. Crit Rev Food Sci Nutr. 2019;59(16):2573-2585. doi: 10.1080/10408398.2018.1461061. Epub 2018 May 3. PMID: 29624417. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29624417/

Pimpley V, Patil S, Srinivasan K, Desai N, Murthy PS. The chemistry of chlorogenic acid from green coffee and its role in attenuation of obesity and diabetes. Prep Biochem Biotechnol. 2020;50(10):969-978. doi: 10.1080/10826068.2020.1786699. Epub 2020 Jul 7. PMID: 32633686. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32633686/

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.