Memahami Informasi Nilai Gizi dalam Label Pangan

Teman Sehat, menjadi konsumen pintar bukan berarti hanya mengetahui informasi mengenai jenis bahan pangan di produknya saja ya, tetapi juga keterangan label pangannya. Kamu harus tahu, pemerintah memiliki aturan khusus mengenai informasi nilai gizi di setiap produk pangan tersebut. Kira-kira apa sih manfaat membaca label pangan bagi konsumen? Let’s check it out!

Informasi Nilai Gizi (ING)

Informasi nilai gizi bertujuan untuk memberikan keterangan kepada konsumen tentang jumlah dan persentase gizi per takaran saji atau per kemasan, sehingga konsumen bisa menyesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing. Jika label pangan hanya menyediakan informasi kandungan gizi per takaran saji, maka nilai per kemasan bisa jadi lebih tinggi jika berat produk per kemasan lebih dari 1 takaran saji.

Misalnya, suatu produk makanan mempunyai berat per takaran saji 10 gram, sedangkan berat per kemasan sebanyak 20 gram, maka kamu bisa mengalikan kandungan gizi per takaran saji sebanyak 2 kali lipat.

Cheetos Baked chip bag lot

Pernahkah kamu membaca % AKG di produk? % AKG (Angka Kecukupan Gizi) menunjukkan jumlah kadar gizi di produk dalam bentuk persentase. Misalnya, % AKG karbohidrat menunjukkan nilai 20%, maka kecukupan karbohidrat sehari sudah terpenuhi sebanyak 20% pada produk tersebut bila dikonsumsi sesuai dengan takaran saji. Kebutuhan nutrisi harian akan terpenuhi jika % AKG mencapai angka 100%.

Aturan pencantuman ING

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengatur tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan. Peraturan tersebut mewajibkan  setiap produsen dan distributor pangan olahan untuk mencantumkan ING pada label produknya.

campbells slow cooker beef pot roast pack

Meskipun faktanya, terdapat beberapa produk pangan yang ngga perlu mencantumkan ING seperti kopi bubuk, teh bubuk/serbuk, teh celup, air minum dalam kemasan (air minum embun, air mineral, dan air demineral), herba (tanaman berbantang lunak), rempah-rempah, bumbu, dan kondimen atau pelengkap. Selain itu, ING juga dilarang dicantumkan pada label minuman beralkohol.

Tahukah kamu mengapa ING mempunyai format bentuk kotak/tabel? Bukan tanpa alasan loh, ternyata bentuk ini menjadi syarat pencantuman ING yang ditujukan agar konsumen lebih mudah menemukan informasi.

Champaña, Botellas De Cava, Hielo

Lalu, apa saja sih yang harus tercantum dalam ING? Terdapat beberapa informasi  diantaranya takaran saji, jumlah sajian per kemasan, jenis dan jumlah kandungan gizi, serta persentase AKG. Jumlah kandungan gizi yang tercantum dalam ING merupakan hasil analisis laboratorium terakreditasi. Jadi, informasi tersebut sudah tervalidasi dan bisa dijadikan sebagai acuan dalam pemenuhan kebutuhan tubuh kamu. 

Membiasakan membaca label pangan termasuk ke dalam ciri-ciri konsumen pintar, loh! Sebab dengan terbiasa membaca label pangan, kamu bisa lebih mengetahui produk pangan yang akan kamu konsumsi. Yuk, biasakan baca label produk pangan mulai dari sekarang! Jangan lupa bagikan informasi menarik ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.