Mengapa Fenomena “Baby Boom” Masa Pandemi Jadi Perhatian?

Teman Sehat, pernahkah mendengar istilah baby boom akhir-akhir ini? Baby boom atau peningkatan angka kelahiran menjadi topik pembicaraan hangat di masa pandemi. Meskipun anak merupakan rezeki dari Tuhan, akan tetapi kelahirannya perlu direncanakan dan dipertimbangkan dengan matang. Ketidaksiapan orang tua dalam memiliki anak akan berdampak pada menurunnya kualitas hidup anak ke depan. Berikut ini merupakan fakta-fakta mengenai baby boom lainnya. Yuk, simak lebih lanjut!

Peristiwa baby boom harus menjadi perhatian?

Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa tingkat pemakaian kontrasepsi turun hingga sepuluh persen. Jika kondisi ini terus terjadi, maka akan ada kemungkinan ratusan ribu bayi lahir pada tahun 2021.

boy sitting on white cloth surrounded by toys

Di Indonesia, berbagai macam kontrasepsi disediakan oleh negara secara gratis. Akibat dari fakta baby boom, lalu muncul juga video sosialisasi tunda kehamilan di Bangka Belitung. Akan tetapi video viral tersebut dihujani pendapat yang berlawanan.

Imunitas ibu dan akses kesehatan

Penurunan penggunaan kontrasepsi selama masa pandemi ini juga disebabkan karena kekhawatiran masyarakat. Mereka takut mengunjungi fasilitas kesehatan karena meminimalisir risiko penyebaran Covid-19. Walaupun ada regulasi kesehatan yang telah dibuat, menurut masayarakat risiko tersebut akan tetap ada.

Two Person Doing Surgery Inside Room

Selama kehamilan, daya tahan Ibu akan melemah dan rentan terkena penyakit. Setelah proses persalinan pun ibu dan bayi baru lahir ngga bisa lepas dari kunjungan fasilitas kesehatan. Pastinya harus ada pertolongan medis yang memadai agar keselamatan ibu dan bayi terjamin.

Naiknya kebutuhan usai persalinan 

Seiring dengan meningkatnya peraturan distribusi barang untuk menghindari penyebaran Covid-19, beberapa kebutuhan sehari-hari pun semakin susah dicari. Hal ini disebabkan karena akses yang terhambat atau perusahaan tutup karena kurang peminat. Berdasarkan hukum ekonomi paling dasar, harga suatu barang akan naik apabila persediannya menurun tapi permintaannya meningkat.

Gray Shopping Cart Inside Room

Dengan melonjaknya angka kelahiran, barang-barang kebutuhan bagi ibu post-partum (setelah melahirkan) dan bayi baru lahir kemungkinan juga akan dipatok dengan harga yang lebih mahal. Setelah PHK massal dan kondisi ekonomi yang belum stabil, tentunya hal ini sangat mempengaruhi keuangan keluarga.

Belum tersedianya vaksin

Sampai saat ini vaksin Covid-19 belum juga ditemukan. Menurut perusahaan vaksin di Inggris, yang ikut memformulasi kebutuhan vaksin Covid-19, memprediksi bahwa vaksinnya baru dapat diproduksi secara besar setelah tahun 2020. Sebelum ada vaksin, maka akhir dari pandemi ini masih abu-abu. Kekhawatiran tersebut pasti  juga akan berdampak pada psikologis dan kesehatan ibu dan anak.

Nah, Teman Sehat, itu dia fakta tentang fenomena baby boom yang harus dijadikan perhatian oleh masyarakat. Semoga bermanfaat! Jangan lupa bagikan informasi menarik ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *