Hai, Sahabat Sehat! Tugas yang menumpuk apakah membuat kamu jadi malas mengerjakannya? Merasa bingung mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu, dan berujung menunda semua tugas tersebut.
Wah, jangan sampai kebiasaan ini terus terjadi ya. Kegiatan menunda ini, belakangan lebih banyak terdengar sebagai prokastinasi. Yuk, cari tahu lebih lanjut apa itu prokastinasi. Check it out!

Apakah itu?
Prokrastinasi adalah sikap dan perilaku mengulur atau memperpanjang waktu dalam hal melakukan sesuatu. Sesuatu ini bisa berupa pekerjaan, hak, kewajiban maupun tugas yang dimiliki oleh individu serta sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Penundaan dalam hal tugas sekolah ataupun kuliah akhirnya disebut sebagai prokastinasi akademik.
Prokrastinasi akademik dapat termanifestasikan dalam satu aspek yaitu, adanya penundaan untuk memulai maupun menyelesaikan kerja pada tugas yang dihadapi. Kelambanan bisa menjadi ciri utama dalam prokrastinasi akademik. Dalam arti, lambannya kerja seseorang dalam melakukan suatu tugas.
Kalau Bisa Sekarang, kenapa Harus Nanti?
Ketidakmampuan manajemen waktu dengan baik, mungkin menjadi permasalahan bagi sebagian orang. Alhasil, muncul rasa enggan dan malas ketika menghadapi tugas yang harus diselesaikan. Menurut penelitian, rasa enggan tersebut berasal dari kondisi psikologis yang dialaminya dan mendorongnya untuk menghindari tugas yang seharusnya dikerjakan.
Gejala dari perilaku tersebut menunjukkan adanya kecenderungan untuk tidak segera memulai ketika menghadapi suatu tugas. Hal inilah indikasi dari perilaku menunda dalam melakukan dan menyelesaikan tugas. Tugas atau pekerjaan yang dilakukan pada detik-detik terakhir pun biasanya kurang optimal dari segi hasil. Akibatnya, rasa menyesal dan ngga puas pun muncul. So, jika bisa dikerjakan sekarang kenapa harus menunggu nanti?

Tips Menghindarinya
Terdapat beberapa faktor penyebab perilaku menunda kerap terjadi, seperti adanya masalah pengelolaan waktu, sulit berkonsentrasi, takut akan kegagalan, serta rasa bosan dan malas terhadap tugas yang ada. Nah, karena itu yuk coba beberapa tips ini untuk menghindari prokastinasi:
1. Buat to-do-list
Jika tugas yang kamu hadapi sangat banyak dan membuat bingung, coba catat deh. Dengan mencatat, semuanya terlihat mana yang paling urgent, dan itu yang bisa kamu kerjakan lebih dulu. Jangan lupa, buat juga ceklisnya ya. Supaya terlihat mana yang sudah kamu kerjakan, sedang kamu kerjakan, dan yang harus kamu kerjakan.
2. Menyicil pekerjaan
Nah, ketika kamu punya waktu luang jangan selalu kamu gunakan untuk ‘me time’ ya. Kamu perlu ingat bahwa punya tanggung jawab terhadap tugas tersebut. So, mulai ambil langkah kecil dengan menyicil tugas yang kamu miliki.
3. Fokus di tempat yang nyaman
Saat kamu mengerjakan sesuatu, lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Jauhi segala sumber distraksi, seperti notifikasi dari smartphone dan lain sebagainya. Suasana yang nyaman, aman, dan tenang pasti membuat kamu lebih berkonsentrasi dan semangat dalam mengerjakan tugas. So, ngga perlu mengulur waktu deh untuk membakar semangatnya.
Disamping dampak negatif dari menunda, ternyata bagi orang yang terbiasa melakukannya ada sisi positifnya loh! Menurut beberapa mahasiswa, mengerjakan tugas di detik-detik akhir waktu pengumpulan bisa membuat mereka lebih bersemangat, termotivasi, dan terpacu dalam menyelesaikannya.
Gimana, Sahabat Sehat tetap mau menunda-nunda atau mau mencoba menghindarinya? Pokoknya apapun itu, kamu udah tahu kan konsekuensinya. Keep spirit, and break a leg!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
