Memperhatikan kesehatan sejak hamil adalah investasi terbaik untuk kesehatan dan kecerdasan anak di masa depan. Seringkali konsumsi makanan yang salah menimbulkan masalah selama kehamilan. Salah satunya, benar ngga sih kalau ibu hamil ngga boleh makan tapai?

Ibu hamil ngga boleh makan tapai?
Tapai merupakan jenis makanan yang difermentasi, bahan baku yang umum digunakan adalah singkong, ketan hitam dan ketan putih. Rasanya yang asam dan manis membuat makanan ini banyak digandrungi semua kalangan.
Bagaimana dengan ibu hamil? Boleh atau tidak makan tapai? Dilansir dalam buku “Sayangi Janin Anda!” oleh Siti Nur Khamzah, ibu hamil disarankan untuk menghindari konsumsi tapai, baik tapai singkong atau ketan, karena kandungan alkohol tapai yang bisa mencapai 10% dan alkohol tersebut tidak aman untuk bayi.
Apa efek makan tapai saat hamil?
Kandungan gizi pada 100 gram tapai singkong menurut Tabel Komposisi Pangan Indonesia adalah energi 169 Kkal, protein 1,4g, lemak 0,3 gram, dan karbohidrat 40,2 g. Selain itu, pembuatan tapai menghasilkan alkohol. Semakin lama fermentasi, semakin tinggi kadar alkohol tapai.
Memang kandungan alkohol pada tapai ngga buat mabuk. Tapi, kandungan alkohol tersebut bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan bayi. Selain itu, terlalu banyak makan tapai menimbulkan gas dan menyebabkan rasa ngga nyaman pada perut ibu hamil.
Bagaimana jika makan singkong atau ketan biasa?
Singkong dan ketan yang diolah biasa, misal singkong kukus, bubur ketan hitam boleh dikonsumsi ibu hamil muda atau tua. Namun, dengan catatan dimasak hingga matang dan makan secukupnya untuk menghindari gas pada perut.

Manfaat singkong untuk ibu hamil adalah sebagai sumber energi yang tinggi asam folat, sehingga baik untuk janin. Sedangkan ketan mengandung vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh ibu semasa hamil. Selain itu ada serat pangan, cocok untuk ibu hamil yang seringkali sembelit.
Ada persepsi boleh makan tapai dengan porsi sedikit. Namun, belum ada penelitian lebih detail tentang hal ini, setiap individu bisa punya efek yang berbeda. Supaya aman, sebaiknya hindari. Jika perlu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan.
Kehamilan termasuk dalam masa 1000 HPK yang sangat penting. Konsumsi ibu bisa memengaruhi kesehatan janin. Oleh karena itu, ibu hamil tidak boleh makan tapai. Apabila terlanjur makan tapai saat hamil, dan merasa ada masalah dengan kondisi tubuh, jangan ragu untuk periksa ya Sahabat Sehat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
