Konsumsi Suplemen Ngga Boleh Sembarangan, loh!

Salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian lebih yaitu pemenuhan kebutuhan gizi dan pola makan gizi berimbang. Saat kebutuhan gizi terpenuhi, tubuh akan menjadi lebih kuat menghadapi infeksi kuman. Oleh karena itu, setiap kali kamu makan usakanlah untuk mengonsumsi makanan yang beragam jenisnya, sehingga mampu mencukupi seluruh kebutuhan gizi tubuh.

Dalam kondisi tertentu, beberapa orang ngga bisa memenuhi kebutuhan gizi tersebut. Saat itulah banyak orang menjadikan suplemen sebagai alternatif dalam memenuhi kebutuhan zat gizinya. Sayangnya, ngga sedikit yang mengonsumsi suplemen tanpa mengetahui apakah mereka memang membutuhkannya atau tidak.

mengonsumsi supolemen
Foto: Freepik.com

Gimana sih anjuran  mengonsumsi suplemen?

Suplemen itu ngga seperti obat ya, Sahabat Sehat! Suplemen dikonsumsi bukan untuk mencegah, mengatasi, apalagi menyembuhkan penyakit. Tapi, tetap ada kemiripannya nih dengan obat, yaitu suplemen sebaiknya dikonsumsi hanya pada saat tubuh membutuhkannya aja.

Mengonsumsi suplemen dalam jumlah yang tidak tepat, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Bukannya meningkatkan daya tahan tubuh, tapi malah bisa berdampak sebaliknya. Jika kamu dalam kondisi mengonsumsi obat-obatan rutin, juga akan ada kemungkinan terjadi interaksi dengan obat tersebut.

Sebenarnya, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, punya pola tidur yang baik, dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh sudah cukup untuk membuat daya tahan tubuh seseorang membaik. Nah, ketika hal tersebut ngga bisa terpenuhi, terutama bila mengalami kondisi kesehatan tertentu, barulah konsumsi suplemen dibutuhkan.

aturan mengonsumsi suplemen
Foto: Freepik.com

Perhatikan ini juga

Tapi, meskipun sudah mengonsumsi suplemen, bukan berarti kamu boleh ngga mengonsumsi jenis makanan tertentu ya, Sahabat Sehat! Misalnya, ketika kamu mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral, kamu tetap dianjurkan untuk mengonsumsi pangan sumber vitamin dan mineral seperti buah dan sayuran. Dengan begitu, jumlah asupan yang dibutuhkan tubuh bisa terpenuhi dengan baik.

Anjuran mengonsumsi suplemen biasanya juga diberikan kepada seseorang yang memiliki pantangan untuk mengonsumsi satu atau beberapa jenis pangan terntentu, seperti vegetarian. Tapi, sebelum Sahabat Sehat memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli gizi atau tenaga kesehatan lainnya ya. Ini dilakukan supaya kamu mendapat arahan yang tepat dan terhindar dari hal yang ngga diinginkan.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Lidia K, Setianingrum ELS, Folamauk C, Riwu M, Amat ALS. 2020. Peningkatan Kesehatan dengan Suplemen dan Gizi Seimbang di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian  Kepada Masyarakat LPPM UNDANA 14(2):63-68. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/jlppm/article/view/3445/2295

Mukti AW. 2020. Hubungan Pengetahuan terhadap Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan Warga Kebonsari Surabaya di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Sains Farmasi 1(1): 20-25. http://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/farmasis/article/view/2656/2198

Peratuan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang. Kemenkes RI.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.