Halo Teman Sehat! Apakah kamu termasuk penikmat susu? Apakah kamu juga pecinta ‘susu’ dari bahan nabati? Susu bisa dinikmati dalam berbagai bentuk. Mulai dari susu segar, susu yang dengan tambahan berbagai rasa, hingga susu yang diolah menjadi pudding, cake, ataupun cookies.
Sayangnya, ngga semua orang bisa menikmati susu dan olahannya ini Teman Sehat. Ada beberapa orang yang punya alergi susu dan ada juga yang memiliki intoleransi terhadap laktosa. Di Indonesia, kasus intoleransi laktosa lebih banyak dibandingkan dengan kasus alergi terhadap susu.
Hmm, apa sih beda intoleransi laktosa dengan alergi susu?
Intoleransi laktosa terjadi ketika laktosa (gula pada susu) ngga bisa dicerna secara optimal di dalam usus halus akibat kurangnya enzim laktase dalam tubuh. Enzim laktase akan berkurang produksinya sejalan dengan bertambahnya usia kita, Teman Sehat. Gejala yang ditimbulkan dari intoleransi laktosa adalah diare, kembung, nyeri perut, muntah, sering kentut, dan tinja berbau asam.
Baca juga : 4 Hal Kenapa Mahasiswa Sering Banget Kena Tifus
Sedangkan alergi susu biasanya disebabkan oleh penolakan protein dari susu oleh sistem imun tubuh. Alergi ini menimbulkan tanda seperti ruam pada kulit, mata berair atau hidung tersumbat yang langsung timbul setelah mengonsumsi susu dan produk olahannya.
Bagi Teman Sehat yang ngga bisa mengonsusmsi susu akibat 2 hal di atas, ternyata ada nih produk yang mirip dengan ‘susu’ dari bahan nabati. Yap, kamu pasti sering dengar tentang ‘susu’ almond, susu kedelai, dan susu beras.
Tapi, taukah kamu? Penggunaan kata “susu” cuma boleh ditujukan buat produk hewani, iya, dari hewan berkelenjar susu. Jadi, kurang tepat sebenernya kalau mengunakan istilah susu buat produk nabati. Nah, makanya kita sebut susu nabati dengan tanda kutip ya (‘susu’)! By the way, ‘susu’ dari bahan nabati ini spesial karena ngga mengandung gula maupun protein yang sejenis dengan susu hewan, sehingga ngga akan menimbulkan alergi atau intoleransi.
1. Almond

‘Susu’ yang dibuat dengan mengekstrak kacang almond ini ternyata punya jumlah kalori yang lebih rendah daripada susu sapi. Jadi, kalau kamu sedang melakukan diet menjaga atau menurunkan berat badan, ‘susu’ almond juga bisa jadi pilihan. Susu almond juga mengandung tinggi asam lemak esensial dan rendah kandungan natrium sehingga baik buat kesehatan jantung.
2. Kedelai

Wah, jenis ‘susu’ nabati ini yang paling banyak dan mudah kita temui, betul kan Teman Sehat? Sari kedelai punya kandungan protein yang hampir sama banyaknya dengan susu sapi, tapi punya jumlah kalori yang lebih rendah. Sari kedelai juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin D, vitamin B, zink dan kalsium. Sama seperti ‘susu’ almond, kandungan asam lemak esensial pada susu kedelai juga tinggi Teman Sehat.
3. Beras

‘Susu’ yang dibuat dari beras, baik beras putih, coklat atau merah ini bisa jadi pilihan buat kamu yang udah alergi susu, tau-tau alergi kacang pula. Walaupun kandungan proteinnya lebih rendah dibanding susu sapi maupun 2 ‘susu’ nabati sebelumnya, ‘susu’ beras bisa jadi pilihan kalau kamu ngga suka dengan rasa susu kedelai atau almond. Kandungan lemak yang rendah pada ‘susu’ beras membuat kamu yang punya kolesterol tinggi bisa tetap merasa aman mengonsumsinya.
Baca juga : Sepenting Ini Beras untuk Indonesia
‘Susu’ dari bahan nabati ini sebetulnya bisa dikonsumsi oleh siapa aja, ngga harus oleh penderita alergi susu atau intoleransi laktosa. Kandungan lemak yang lebih rendah dari susu sapi bikin ‘susu’ nabati cocok dijadikan pilihan buat mendukung diet menurunkan berat badanmu Teman Sehat!
Editor & Proofreader: Agatha, S.Gz


1 Comment