Microgreen, Si Imut yang Bergizi!

Halo Teman Sehat! Apakah kamu pernah mendengar tentang microgreen? Yap! Microgreen adalah sayuran yang berukuran kecil. Baru-baru ini microgreen mulai populer di kalangan masyarakat karena berbagai keuntungannya. Mau tahu lebih lanjut mengenai si kecil yang kaya manfaat ini? Check it out!

Keunikan microgreen

Microgreen merupakan tanaman sayuran dengan rata-rata panen antara 10-14 hari setelah penyemaian. Microgreen ini dibilang imut karena ukurannya memang tergolong kecil dibandingkan tanaman sayuran lainnya yaitu hanya sekitar 2.5-7.4 cm. Sebenarnya mirogreen ini sudah lama populer di negara barat, namun di Indonesia sendiri belum lama mengenal tanaman ini. Contoh sayuran yang biasa tumbuh dengan cara microgreen yaitu wortel, garnish, omelet, selada air, arugula, basil, bawang lokio, adas, serai, jagung berondong, soba, dan seledri.

Budidaya microgreen

green plant on brown clay pot

Tumbuhan kecil ini bisa ditambahkan ke makanan kita, misalkan dijadikan salad, sup, dan sandwich. Warna yang cantik, tekstur yang crunchy, aroma dan rasa yang kuat membuat microgreen digemari oleh penikmatnya. Keuntungan dari menanam microgreen yaitu kita ngga membutuhkan lahan yang luas, so di rumah pun kalian bisa mencobanya! Pemeliharaannya pun cukup praktis, hanya memerlukan waktu yang singkat untuk bisa dipanen, dan tentunya lebih sedikit biaya produksi. Harga jual tanaman ini pun cukup tinggi, satu pot microgreen sekitar Rp 25.000 – 35.000/pot  untuk tanaman sayuran dan Rp 50.000/pot untuk tanaman rempah. Selain bisa dimanfaatkan untuk konsumsi rumahan, microgreen bisa menjadi salah satu peluang bisnis pertanian, pelaku bisnisnya pun masih terbilang sedikit. 

Microgreen vs tanaman dewasa

Sprouts, Greens, Growing, Pot, Microgreens

Banyak orang yang mempertanyakan kandungan gizi dari microgreen. Apakah lebih baik dari tanaman dewasa atau malah jauh lebih sedikit? Secara umum, tanaman microgreen ternyata mengandung lima kali lebih banyak zat gizi seperti vitamin C, E, dan betakaroten dibandingkan tanaman yang sudah dewasa. Oleh karena itu, microgreen ini mulai dikenal oleh banyak orang sebagai pangan yang memberi dampak kesehatan yang baik karena kandungan zat bioaktif yang terkandung di dalamnya atau biasa disebut pangan fungsional. Microgreen ini sangat kaya akan gizi, sehingga konsumsi dengan jumlah yang sedikit, dampak gizinya hampir sama dengan kita mengonsumsi sayuran dewasa dalam jumlah banyak.

Nah, Teman Sehat jadi lebih tahu kan tentang microgreen? Tanaman ini bisa jadi alternatif konsumsi sayur serta bisa jadi ladang bisnis baru. Selain masa panen yang singkat, kandungan gizinya juga sangat baik. Tapi, tetap perhatikan porsi konsumsi sayur dan serat harian sesuai pedoman gizi seimbang ya!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *