Mitos dan Fakta Seputar Gizi dan Kesehatan Ibu Hamil

Halo, Sahabat Sehat! Banyak mitos tentang ibu hamil yang beredar dan dipercaya oleh masyarakat Indonesia, beberapa di antaranya seputar gizi. Bagaimana kebenarannya? Mari kupas mitos dan fakta seputar gizi dan kesehatan ibu hamil berikut ini.

Apakah ibu hamil makan 2 porsi?

Mitos

Kebutuhan gizi ibu hamil memang meningkat setiap trimesternya. Kebutuhan pada trimester pertama bertambah 180 Kkal, trimester kedua bertambah 300 Kkal, dan trimester ketiga juga bertambah 300 Kkal. Namun, peningkatan ini bukan sebesar 2 porsi makanan orang dewasa.

Foto: Freepik

Bila diilustrasikan dalam bentuk makanan, trimester pertama makanan ibu bisa ditambah 1 buah snack mengandung protein, seperti susu. Selain itu, bisa juga dalam sehari menambah 1 potong lauk hewani atau nabati untuk makan siang dan makan sore. Trimester kedua dan ketiga, ibu dapat menambah keduanya baik snack mengandung protein serta tambahan 1 lauk untuk makan siang dan sore.

Apakah ibu hamil boleh mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi?

Fakta

Ibu hamil bila mengonsumsi kafein dapat mengalami peningkatan buang air kecil sehingga dapat berpotensi mengalami dehidrasi. Selain itu juga berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah dan detak jantung.

Ibu hamil yang sebelum hamil terbiasa mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, sebaiknya batasi konsumsinya menjadi 1—2 cangkir dalam sehari. Namun, bagi ibu hamil yang sebelumnya memang tidak terbiasa mengonsumsi kopi, sebaiknya menghindari minum kopi atau minuman yang mengandung kafein lainnya.

Apakah ibu hamil tidak boleh berolahraga?

Foto: Freepik

Mitos

Ibu hamil tidak dilarang untuk berolahraga pada trimester berapapun. Akan tetapi, sebelum melakukan olahraga secara rutin, ibu hamil perlu untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan untuk mengetahui kondisi tubuh serta kemampuan tubuh untuk berolahraga. Senam hamil dan yoga merupakan salah satu bentuk olahraga yang aman untuk ibu hamil. Selain karena dapat dilakukan di dalam ruangan, senam hamil dapat memperkuat dan mempertahankan kelenturan dari dinding perut dan otot-otot dasar panggul sehingga dapat membantu memudahkan proses persalinan nantinya.

Selain itu, yoga juga mempunyai banyak manfaat lainnya, antara lain tidur yang lebih baik; berkurangnya stres; peningkatan kekuatan, fleksibilitas, dan daya tahan tubuh; berkurangnya nyeri punggung bawah; berkurangnya mual, dan masih banyak lagi. Oh iya Sahabat Sehat, perlu diingat ketika berolahraga, ibu hamil harus tetap cukup minum air agar tidak dehidrasi.

Demikian kebenaran mengenai mitos dan fakta gizi ibu hamil yang sering beredar. Gizi seimbang merupakan kunci dari kesehatan ibu dan bayi. Jika Sahabat Sehat menemukan informasi lainnya seputar gizi pada ibu hamil, jangan lupa untuk mencari tahu kebenarannya melalui sumber yang terpercaya ya Sahabat Sehat!

Ditulis Oleh:

Astrine Permata Leoni, S.Gz., M.Gz.
Mahasiswa Program Studi Dietisien IPB

 

 

Referensi

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka
Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.

Olahraga bagi Ibu Hamil dalam website: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20240626/4445835/olahraga-bagi-ibu-
hamil/

Fasiha dkk. 2022. Modul Senam Hamil. Ambon: Poltekkes Kemenkes Maluku.

Prenatal Yoga dalam website: https://americanpregnancy.org/healthy-
pregnancy/pregnancy-health-wellness/prenatal-yoga/

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.