Pencak Silat, Beladiri dan Budaya

Siapa Kita? Indonesia!

Teman Sehat, pasti kamu udah ngga asing lagi kan, sama jargon yang satu ini? Yap, jargon ini selalu disuarakan saat atlet Indonesia bertanding di Asian Games 2018. FYI, kamu tau ngga, kemarin dari cabang pencak silat menyumbangkan 8 medali emas loh! Keren kan? Biasanya, pencak silat identik dengan duel satu lawan satu antar pendekarnya.

Tapi, kamu tau ngga sih, kemarin saat Asian Games ada beberapa kategori yang dipertandingkan dan ngga cuma duel aja, tapi dari sisi keindahannya pun dipertandingkan. Mau tau apa aja kategorinya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Sejarah Pencak Silat

Sebenarnya pencak silat sudah ada dari zaman dulu, loh! Jadi, zaman dulu orang-orang atau pendekar yang jago beladiri, menggunakan keahliannya untuk bertahan hidup dan membela kelompoknya. Pada zaman Kerajaan Majapahit, prajurit-prajuritnya dibekali imu beladiri untuk meningkatkan keahlian beladirinya dalam mengamankan kerajaan. Ngga cuma Kerajaan Majapahit aja loh, yang membekali ilmu beladiri kepada prajuritnya, tapi Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Mataram, Kediri, Singasari, dan Sriwijaya.

Pada tahun 1019 – 1041, Kerajaan Kahuripan mulai mengenal ilmu beladiri “Eh Hok Hik“ yang artinya maju selangkah mundur. Walaupun awalnya perkembangan pencak silat dilarang oleh para penjajah (Belanda dan Jepang) karena bisa mengancam keberadaan mereka, tapi pada akhirnya pencak silat masih bisa eksis sampai sekarang. Selain itu, pencak silat juga memiliki beberapa nama sesuai dengan nama daerahnya, seperti Sumatera Barat, Silek, Jawa barat, Maempok dan Penca, dan lain-lain.

Kategori Pencak Silat

Ternyata, perlombaan pencak silat ngga cuma pertarungan aja loh, tapi juga perlombaan seni keindahan, seperti pada kategori Tunggal, Ganda dan Regu.

Pada kategori Tanding, kategori ini akan menampilkan dua orang pesilat dari kubu yang berbeda. Masing-masing saling berhadapan untuk melakukan serangan dan pembelaan dengan teknik yang diperbolehkan pada Pencak Silat, seperti menangkis, mengelak, mengena atau menyerang. Sasaran yang diperbolehkan yaitu dada, perut (dari pusat ke atas), rusuk (kiri & kanan), dan penggung atau belakang badan.

Jika kamu mengenai sasaran, maka akan mendapatkan poin penilaian. Tapi jika kamu melakukan pelanggaran, maka akan diberikan peringatan, hukuman bahkan sampai diskualifikasi loh! Kategori ini terdiri dari beberapa kelas yaitu, remaja, dewasa dan master. Kategori ini bisa dilakukan oleh putera dan puteri yang sesuai dengan pengelompokkan berat badannya.

Pencak Silat adalah seni

Kategori lain yang diperlombakan adalah tunggal, ganda dan beregu. Ketiga kategori ini, intinya hampir sama yaitu menunjukkan kemahirannya dalam melakukan teknik, jurus yang terencana, efektif, estetis, mantap dan logis. Selain itu, juga disesuaikan dengan irama, penjiwaan dan penggunaan persenjataannya. Bedanya, kalau tunggal hanya dilakukan sendiri, kalau ganda dua orang dan beregu tiga orang. Untuk ganda dan beregu, kamu bisa melihat teknik jurus serang bela yang akan dilakukan para atlet.

Menurut Endang, dalam tulisannya, salah satu aspek dalam Pencak Silat, selain olahraga, yang bertujuan untuk kebugaran fisik dalam setiap latihannya. Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Kedokteran UNS, semua teknik dan jurus Pencak Silat bertujuan untuk memelihara atau meningkatkan kebugaran, ketangkasan, dan ketahanan jasmani.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu tau tentang pencak silat. Yuk, dukung para atlet Indonesia untuk berjuang di Asian Games 2018 yang tinggal beberapa hari lagi dan jangan lupa lestarikan budaya Indonesia ya!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *