Yuk, Cari Tahu Jenis Minuman Olahraga!

Halo, Teman Sehat! Masih dalam suasana Asian Games, nih! Oh iya, cabang olahraga apa yang mau kamu tonton? bulu tangkis, sepak bola, kabaddi atau pencak silat? Olahraga apapun yang kamu tonton nanti, semoga tetap menjaga solidaritas dan sportifitas ya!

Saat break istirahat pertandingan, kamu pernah lihat ngga, atlet olahraga meminum minuman elektrolit? Yap, biasanya minuman ini diberikan untuk mengganti sejumlah cairan tubuh yang hilang bersama keringat, karena aktivitas olahraga. Ternyata, minuman elektrolit ada eberapa jenis, loh! Mau tau apa aja? Let’s check it out!

1. Minuman Isotonik

Minuman isotonik merupakan minuman yang komposisinya sama dengan cairan tubuh. Tujuannya, suapaya air atau zat yang terlarut mudah masuk melalui membran sel. Minuman ini, biasanya dikonsumsi buat mengatasi dehidrasi dan kekurangan mineral di dalam tubuh, seperti Na, K, Cl, Ca, dan Mg. Mineral Ca dan Mg merupakan mineral yang dibutuhkan dalam bentuk ion-ion, untuk kebutuhan  kontraksi otot.

2. Minuman Hipertonik

Minuman hipertonik merupakan minuman yang mengandung karbohidrat sebesar 10%. Minuman ini cocok buat kamu yang sedang melakukan aktifitas fisik berat. Minuman hipertonik yang dikonsumsi atlet, biasanya mengandung konsentrasi garam dan gula yang lebih tinggi dari konsentrasi yang ada di dalam tubuh. Selain itu kandungan karbohidratnya juga lebih tinggi daripada minuman isotonik.

Biasanya minuman ini digunakan untuk menambah asupan karbohidrat sehari-hari setelah latihan, untuk mengisi cadangan energi otot. Minuman ini bisa memenuhi kebutuhan energi kamu selama berolahraga. Konsumsi minuman ini biasanya juga dibarengi dengan meminum minuman isotonik karena minuman ini kurang mampu mengatasi dehidrasi, akibat kandunganya yang pekat.

3. Minuman Hipotonik

Nah, bedanya dengan minuman hipertonik, minuman ini mengandung kadar elektrolit (Na/Natrium) dan rendah karbohidrat. Minuman hipotonik mengandung campuran glukosa, garam dan elektrolit, yang menjadikannya minuman ‘ideal’ untuk melalui cuaca panas dan euforia kompetisi.

 Biasanya minuman ini tingkat karbohidratnya lebih rendah dari minuman isotonik,  untuk itu perlu mengonsumsi sumber energi lain untuk mendapatkan energi yang lebih. Minuman ini juga cepat diserap oleh usus, loh!

Nah, sekarang kamu udah tau kan, apa aja jenis minuman eletrolit para atlet. Selain mengonsumsi minuman elektrolit, buat tambahan energinya, para atlet juga tetap menerapkan pola makan yang seimbang. Hal ini dilakukan, supaya kebutuhan energi mereka tetap terpenuhi dan biar bisa fokus meraih bintang! Yo, yo, ayo dukung para atlet yang sedang berjuang! Salam energy of Asia, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *