Halo Sahabat Sehat! Tahukah kamu bahwa lapisan ozon telah menyokong berlangsungnya kehidupan di bumi hingga saat ini. Salah satu fungsi utamanya adalah melindungi planet bumi terhadap paparan sinar ultraviolet (UV). Rusaknya ekosistem bumi merupakan salah satu dampak berbahaya yang ditimbulkan oleh sinar UV.

Mengenal ozon dan fungsinya bagi bumi
Ozon (O3) terbentuk secara alamiah melalui berbagai reaksi kimia yang dibantu oleh cahaya secara langsung maupun ngga langsung. Ozon termasuk dalam salah satu gas pembentuk lapisan atmosfer dengan konsentrasinya sekitar 90% berada di stratosfer dan 10% di troposfer. Ozon yang ada di lapisan stratosfer terletak (ketinggian 10-50 km) di atas permukaan bumi, yang dikenal sebagai “lapisan ozon”.
Ozon memiliki beragam fungsi, yakni melindungi kehidupan manusia dan ekosistem lainnya dari efek buruk radiasi sinar UV (UV-A dan UV-B) yang berasal dari matahari. Sinar UV bisa menembus lapisan pelindung organisme dan merusak molekul DNA pada manusia, tumbuhan dan hewan.
Bagi tumbuhan, lapisan ozon bisa menghambat kerusakan sel sehingga pertumbuhan tanaman bisa maksimal. Selain itu, lapisan ozon juga menyerap polutan yang ada di udara, seperti karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NOx), dan metana (CH4). Gas beracun ini bisa mengakibatkan sesak napas hingga keracunan pada manusia. Oleh karenanya, ozon dibutuhkan untuk menahan atau menangkal masuknya sinar UV ke bumi dalam batas tertentu.

Ozon menipis jadi ancaman mematikan
Lapisan ozon yang semakin menipis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu proses alam (letusan gunung api) dan karena manusia. Membuang bahan kimia, yaitu chlorofluorocarbon (CFC) oleh manusia adalah penyebab terbesar penipisan lapisan ozon.
CFC sering dijumpai pada produk plastik dan sebagai freon pendingin lemari es atau AC. Murah dan ngga mudah terbakar adalah alasan mengapa CFC masih digunakan. Namun, saat CFC dilepaskan ke stratosfer, senyawa ini menyebabkan penipisan lapisan ozon.
Dampak nyata ozon yang menipis ini adalah meningkatnya radiasi sinar UV yang sampai di bumi. Sehingga semakin tinggi risiko timbulnya masalah bagi kehidupan bumi, yang nantinya akan menjadi ancaman yang perlu diwaspadai.
Misalnya, masalah kesehatan yang diakibatkan oleh paparan sinar UV-B yaitu kanker kulit, katarak, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan gangguan lainnya yang baru akan muncul dalam hitungan tahun. Sedangkan UV-A menyebabkan kerentanan gejala penuaan dini.
Perubahan pola perilaku manusia adalah strategi yang bisa diusahakan untuk membuat lapisan ozon yang lubang kembali menutup dan berfungsi secara normal. Tipsnya adalah membeli pendingin ruangan yang ngga menggunakan HCFC atau CFC, memastikan alat elektronik berfungsi maksimal dan membeli produk aerosol tanpa kandungan CFC.
Sahabat Sehat, lapisan ozon yang menipis akibat proses alamiah akan tetap terjadi. Namun, di sisi lain, sebagai manusia juga perlu mempertahankan fungsi ozon guna keberlangsungan hidup di masa yang akan datang.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
