Benar Ngga Tidur dengan Rambut Basah Bikin Sakit?

Sahabat Sehat, pernah ngga kamu mandi dan keramas saat malam hari sebelum tidur? Kalau begini, akhirnya terpaksa deh harus tidur dalam keadaan rambut yang belum sepenuhnya kering. Tapi katanya tidur dalam keadaan rambut basah seperti ini bisa bikin sakit, terutama flu. Benar ngga ya?

rambut basah setelah keramas
Foto: Unsplash.com

Mitos Atau Fakta?

Mandi dan keramas di malam hari memang terkadang ngga bisa dihindari, apalagi ketika aktivitas di hari itu sangat padat dan kamu baru sampai di rumah untuk beristirahat di malam hari. Kalau kamu punya rambut panjang pasti jadi lebih repot, karena rambutmu ngga akan kering dengan mudah.

Nah, kamu ngga perlu khawatir, karena faktanya adalah, tidur dengan rambut basah tidak akan sampai membuatmu langsung terkena flu keesokan harinya. Flu adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, jadi kamu hanya bisa terkena flu kalau memiliki kontak erat dengan virus penyebabnya.

Meskipun begitu, tidur dengan kondisi rambut yang masih basah tetap ngga disarankan. Alasannya? Coba yuk intip ulasan di bawah ini:

Meningkatkan risiko infeksi jamur

Tidur dalam kondisi rambut yang masih basah bisa meningkatkan risiko munculnya ketombe atau dermatitis seboroik. Bukan hanya kulit kepala yang basah, tapi bantal yang kamu pakai saat tidur juga akan jadi basah dan lembab.

Nah, kondisi ini bisa menjadi sarang yang nyaman bagi perkembangbiakan jamur. Berbagai jenis jamur bisa bersarang di bantal dan mungkin saja berupa jenis jamur berbahaya yang bisa menyerang sistem imun atau memperparah gejala pada penderita asma.

Membuat rambut rusak

Kondisi rambut yang basah membuatnya menjadi lebih rapuh dan rawan patah. Ini bisa diperparah dengan gesekan rambut dengan bantal yang bisa membuatnya patah atau bercabang. Jadi, sebaiknya pastikan rambut kamu sudah kering sebelum tidur.

keramas
Foto: Unsplash.com

Lakukan Ini Setelah Keramas

Buat kamu yang ingin tidur setalah keramas, coba deh lakukan beberapa tips ini supaya kesehatan rambut tetap terjaga. Misalnya dengan mengoleskan minyak kelapa ke rambut. Minyak kelapa bisa mengurangi jumlah air yang diserap rambut, sehingga bisa memperkecil risiko kerusakannya.

Penggunaan conditioner juga bisa dilakukan untuk membantu melindungi kulit kepala, mengurangi gesekan, dan membuat rambut lebih mudah untuk diatur. Sebelum tidur, cobalah untuk menyisir rambut secara perlahan dengan sisir bergigi renggang untuk menghindarinya menjadi semakin kusut karena gesekan dengan bantal ketika kamu tidur.

Hindari menggosok-gosok rambut yang basah dengan handuk secara kasar, kamu cukup membungkus rambut menggunakan handuk untuk menyerap airnya. Sahabat Sehat, sebisa mungkin juga hindari mengikat rambut yang basah secara erat ya!

Selain bisa menyebabkan infeksi jamur dan kerusakan rambut, tidur dengan rambut basah tentu bikin kamu ngga nyaman. Oleh karena itu, selain beberapa tips di atas, sebaiknya pilih waktu untuk mencuci rambut yang ngga terlalu dekat dengan waktu tidur. Minimal berilah jeda sekitar 1-2 jam ya supaya rambutmu bisa kering secara alami.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Medical News Today. 2022. Can wet hair make you sick?https://www.medicalnewstoday.com/articles/is-it-bad-to-sleep-with-wet-hair. Diakses pada 11 September 2022

Healthline. 2019. Is Going to Sleep with Wet Hair Bad for My Health?https://www.healthline.com/health/sleeping-with-hair-wet. Diakses pada 11 September 2022

MBG Lifestyle. 2020. Is It Bad To Sleep With Wet Hair? Experts Share Their Hair Care & Styling Advice. https://www.mindbodygreen.com/articles/is-it-bad-to-sleep-with-wet-hair. Diakses pada 11 September 2022

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.