Pentingnya Pemberian Makanan Bayi dan Anak untuk Cegah Stunting

Tahukah Teman sehat, pemenuhan makanan bergizi pada awal kehidupan atau anak dibawah usia dua tahun sangat penting, loh! Periode ini merupakan waktu kritis, karena anak sedang dalam masa tumbuh kembang. Pemberian makanan ngga tepat pada masa tersebut bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan seperti gizi kurang dan stunting.  Yuk, simak pentingnya pemberian makanan terbaik bagi bayi dan anak usia dibawah 2 tahun.

Apa itu PMBA?

Foto: Unsplash.com

Pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) merupakan salah satu upaya percepatan perbaikan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan yang sangat penting untuk mencapai kondisi gizi dan kesehatan yang baik pada ibu, bayi dan anak sejak usia dini. Strategi PMBA merekomendasikan standar pemberian makanan yang baik dan tepat bagi bayi dan anak 0-24 bulan, seperti:

  • Inisiasi menyusu dini (IMD) segera setelah lahir minimal selama 1 jam;
  • Pemberian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan;
  • Memberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) sejak usia 6 bulan dan meneruskan pemberian ASI sampai usia 2 tahun atau lebih.

Dampak PMBA yang ngga tepat

Stunting bisa terjadi akibat kekurangan gizi berulang dalam jangka waktu yang lama pada saat janin hingga anak berusia dua tahun. Menurut World Health Organization (WHO) dalam Resolusi World Health Assembly (WHA) nomor 55.25 tahun  2002, penyebab 60% kematian balita secara langsung maupun ngga langsung terjadi karena kurang gizi dan 2/3 dari kematian balita tersebut dikarenakan praktik pemberian makan yang kurang tepat pada bayi dan anak. Miris sekali ya, Teman Sehat!

Manfaat PMBA

Foto: Unsplash.com

Praktik PMBA yaitu IMD, ASI dan MPASI bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi dalam mencegah stunting. IMD ngga hanya bermanfaat secara fisiologis tetapi juga psikologis baik untuk ibu maupun sang anak. IMD bisa membantu ibu untuk merangsang keluarnya hormon oksitosin yang menyebabkan kontraksi rahim sehingga membantu keluarnya plasenta dan menghentikan perdarahan. Sedangkan dengan IMD bayi bisa mendapat ketenangan dan kehangatan dari pelukan ibunya, serta mendapat kolostrum untuk antibodi.

Pemberian ASI selama 6 bulan secara eksklusif bermanfaat untuk tumbuh kembang dan memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi selama 6 bulan pertama. Sejak usia 6 sampai 24 bulan disarankan untuk memberikan MP-ASI yang tepat sesuai usia, jumlah, frekuensi, tekstur, kebersihan, variasinya dan melanjutkan ASI sampai dua tahun untuk tumbuh kembang optimal.

Cegah stunting dengan PMBA

tips cegah stuntung dnegan PMBA
Foto: Unsplash.com

Memberikan asupan gizi yang tepat sesuai dengan kebutuhan gizi ibu dan anak melalui pola asuh yang benar sesuai prinsip gizi seimbang menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya stunting. Selama hamil dan menyusui, kebutuhan gizi ibu mengalami peningkatan, untuk itu perlu dilakukan penambahan porsi protein hewani.

IMD bisa diberikan saat bayi baru lahir dan dilanjutkan dengan ASI eksklusif tanpa makanan atau minuman tambahan termasuk air putih, kecuali vitamin dan obat yang diberikan oleh tenaga kesehatan. MP-ASI mulai diberikan saat anak memasuki usia 6 bulan – 2 tahun dari pangan lokal.

Teman Sehat, pastikan untuk selalu memantau tumbuh kembang si kecil setiap bualannya di posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya, ya! Jadi kamu akan lebih tahu apakah pola asuh terkait gizi yang diberikan sudah tepat. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi di masa 1000 hari pertama kehidupan, tumbuh kembang anak bisa menjadi lebih optimal sehingga terhindar dari stunting.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Kemenkes RI. 2020, Materi Peserta Pelatihan Konseling PMBA

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.