Fakta Jeanne Calment, Apakah Perempuan Hidup Lebih Lama?

Teman Sehat, Buku Rekor Dunia mencatat nama Jeanne Calment, perempuan yang dinobatkan sebagai orang tertua di dunia. Ia meninggal di usia 122 tahun 164 hari. Di balik itu, kemudian muncul fakta lain yang menyebutkan bahwa perempuan cenderung berumur lebih panjang daripada laki-laki. Benarkah demikian? Yuk, simak penjelasannnya di sini!

Profil Jeanne Calment 

Jeanne Calment lahir pada tanggal 21 Februari 1875 dan meninggal pada tanggal 4 Agustus 1997. Perempuan asal Perancis ini telah melalui berbagai kejadian bersejarah di dalam hidupnya, seperti perang dunia dan kasus Flu Spanyol. Ia mengklaim rahasia umur panjangnya selama ini yaitu minyak zaitun, minyak kelapa, dan cokelat.

sumber: cms.qz.com

Pada tahun 2020, Buku Rekor Dunia yang diterbitkan Guinness World Record menetapkan 24 orang sebagai orang tertua yang masih hidup. Diantara orang-orang tersebut hanya 2 orang yang berjenis kelamin laki-laki.

Mengapa perempuan cenderung hidup lebih lama?

Menurut World Health Organization (WHO), perempuan umumnya hidup lebih lama daripada laki-laki dengan perbedaan rata-rata 6-8 tahun. Hal ini disebabkan keunggulan biologis dan perbedaan gaya hidup antara keduanya.

Keunggulan biologis yang dimaksud nampaknya sulit dijelaskan, seperti risiko kanker dan penyakit kardiovaskular yang relatif lebih rendah pada perempuan. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol pada perempuan juga rendah sehingga mendukung usia panjang mereka.

Meskipun demikian, di beberapa negara pernyataan ini agaknya ngga berlaku. Misalnya, di negara maju kebiasaan merokok pada perempuan cenderung meningkat dan risiko penyakit kardiovaskular pada laki-laki menurun.

Angka harapan hidup perempuan di beberapa negara

Angka harapan hidup perempuan di beberapa negara Asia lebih rendah. Pasalnya, terdapat masalah diskriminasi gender pada saat bayi perempuan lahir.

Selective Focus Photography of Woman Lying on Flowers
sumber: pexels.com

Di Afrika, WHO memperkirakan usia hidup perempuan di angka 54 tahun, terutama Afrika Timur dan Afrika Selatan. Kurangnya angka harapan hidup di negara ini utamanya disebabkan karena penyakit HIV/AIDS yang masih banyak terjadi, serta kasus kematian ibu.

Sementara, angka harapan hidup perempuan di Amerika jauh lebih rendah dibandingkan perempuan di Asia dan Eropa.

Nah, usia hidup perempuan ditentukan oleh banyak faktor. Di setiap negara angka harapan hidup perempuan berbeda-beda pula. Oleh karena itu, menerapkan gaya hidup sehat merupakan kunci sehat dan panjang umur! Stay healthy! Jangan lupa bagikan artikel ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.