Waspada Kekurangan 5 Zat Gizi ini!

Halo, Teman Sehat! Tahukah kamu bahwa kesehatan tubuh yang optimal ngga akan terwujud tanpa adanya kesehatan mental yang baik? Meskipun sering dianggap sepele dan terabaikan, nyatanya kesehatan mental merupakan salah satu poin yang berperan besar dalam suatu keadaan yang disebut well-being.

Nah, selain kontrol dari sisi psikologis atau emosi, ternyata zat gizi tertentu juga berperan penting bagi kesehatan mental. Risiko terjadinya stres, rasa cemas berlebihan, gangguan pola tidur, hingga depresi, bisa meningkat jika beberapa zat gizi ngga terpenuhi untuk tubuh.

Penasaran zat gizi apa aja yang penting bagi kesehatan mental? Berikut informasinya sebagaimana yang dirangkum dari Dietitian of Canada dan British Dietitian Association.

1. Asam lemak esensial, utamanya omega 3

Asam lemak jenis PUFA/Polyunsaturated Fatty Acid, yaitu omega-3, memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental. Hal ini ngga terlepas dari fungsi omega 3 dalam mendukung kesehatan fungsi otak dan sistem saraf. Kekurangan asupan omega 3 dapat mengganggu kerja otak dan meningkatkan risiko penyakit mental dan otak, seperti Alzheimer, demensia dan skizofrenia.

Untuk mencegah hal tersebut, penuhi asupan omega-3 Teman Sehat dengan cara: mengonsumsi ikan sebagai sumber protein hewani minimal 2-3 kali dalam seminggu, serta utamakan konsumsi ikan tinggi omega-3, misalnya ikan salmon, tuna, atau ikan kembung.

2. Mineral, yaitu zink magnesium, selenium dan zat besi

Mineral seperti zink, magnesium, selenium, dan zat besi merupakan bahan baku pembentukan hormon yang berperan penting dalam regulasi sel dan membran sel pada otak. Kekurangan mineral-mineral tersebut akan menyebabkan gangguan fungsi dan mengarah pada masalah kesehatan mental.

Untuk itu, selalu penuhi kebutuhan mineral zink, magnesium, selenium dan zat besi dengan cara: mengonsumsi daging merah, hati, telur dan sayuran hijau gelap, serta terapkan pola makan bergizi seimbang dengan jenis yang beragam.

3. Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks (asam folat, vitamin B6, dan vitamin B12) berperan dalam produksi energi, hormon dan pembentukan sistem saraf untuk otak. Kekurangan vitamin B kompleks terbukti meningkatkan risiko terjadinya rasa cemas, depresi hingga risiko penyakit skizofrenia. Gimana supaya Teman Sehat terjauh dari risiko-risiko tersebut? Rajin-rajinlah mengonsumsi produk hewani, seperti susu, telur, hati, daging merah, serta biasakan mengonsumsi sayuran berwarna hijau. 

4. Vitamin tinggi antioksidan, yaitu vitamin C dan E

Antioksidan yang ada pada vitamin C dan E memiliki peran penting sebagai pelindung saraf otak dari paparan radikal bebas. Kekurangan asupan vitamin C dan E terbukti meningkatkan risiko terjadinya penyakit Alzheimer. Vitamin C dan E mudah sekali didapatkan dari berbagai sumber, mulai dari buah dan sayur bewarna cerah hingga biji-bijian dan kacang-kacangan.

5. Vitamin D

Nah, kalau vitamin D berperan dalam fungsi kognitif otak. Kekurangan asupan vitamin D disebut mampu meningkatkan risiko depresi, gangguan bipolar, dan risiko penyakit skizofrenia. Gimana supaya terhindar dari masalah kesehatan akibat kekurangan vitamin D? Gampang banget! Cukup dengan berjemur di bawah sinar matahari sebelum jam 11 siang selama 10-15 menit setiap hari, serta konsumsi makanan tinggi vitamin D yaitu susu, telur atau keju.

Itulah  zat-zat gizi yang berpengaruh bagi kesehatan mental. Nah, udah tahu kan, selain faktor-faktor psikis, zat gizi juga turu andil bagi kesehatan jiwa dan raga manusia. Kalau kamu punya info lainnya seputar menjaga kesehatan mental, boleh banget di share dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *