Tahukah Sahabat Sehat, bahwa Hari Pendengaran Sedunia mulai diperingati pada 2007 silam? Apa sebenarnya yang melatarbelakangi munculnya peringatan yang jatuh setiap tanggal 3 Maret tersebut? Kemudian, apa saja agenda peringatan hari pendengaran sedunia pada 2023? Yuk, simak ulasan berikut!
Sejarah Hari Pendengaran Sedunia
Hari Pendengaran Sedunia awalnya diperingati sebagai Hari Perawatan Telinga Internasional (International Ear Care Day) sejak 2007. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan pendengaran dan pencegahan terhadap gangguan kesehatan pendengaran. Namun, istilah International Ear Care Day diganti dengan World Hearing Day (Hari Pendengaran Sedunia) pada 2016.

World Hearing Day (WHD) masih memiliki tujuan yang sama dengan International Ear Car Day (IECD) yaitu mempromosikan perawatan telinga dan pendengaran di seluruh dunia, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pencegahan ketulian dan gangguan pendengaran. Baik IECD maupun WHD dilatarbelakangi oleh jumlah penderita gangguan pendengaran yang terus meningkat setiap tahunnya.
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization), terdapat lebih dari 360 juta orang hidup dengan gangguan pendengaran. Di samping itu, lebih dari 1 miliar orang berusia 12-35 tahun berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat paparan kebisingan rekreasional.
Hari Pendengaran Sedunia 2023
Tahun ini, WHD mengusung tema “Ear and hearing care for all! Let’s make it a reality“. Tujuan umum dari tema tersebut yaitu untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat dunia mengenai pentingnya mengintegrasikan perawatan telinga dan pendengaran. Selain itu, WHO juga berharap masyarakat tidak mengesampingkan kesehatan pendengaran, dan menjadikan kesehatan pendengaran juga menjadi bagian dari kesehatan yang primer pada tubuh.
Adapun empat tujuan khusus yang ingin dicapai pada pelaksanaan WHD 2023. Pertama, menarik perhatian para pembuat keputusan di pemerintah dan kelompok masyarakat terhadap rekomendasi WHO mengenai integrasi perawatan telinga dan pendengaran. Kedua, mendorong pemerintah untuk mengintegrasikan perawatan telinga dan pendengaran primer ke dalam program pelatihan untuk penyedia layanan kesehatan di tingkat dasar.
Ketiga, meminta perhatian penyedia layanan kesehatan tingkat dasar (tenaga kesehatan dan dokter) terhadap kebutuhan pasien dengan gangguan pendengaran dan penyakit telinga. Keempat, menginformasikan kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai pentingnya merawat telinga dan pendengaran, serta mendorong masyarakat untuk mencari dan mendapatkan pelayanan kesehatan pendengaran dengan baik.

Rangkaian Kegiatan
WHO juga melakukan berbagai macam rangkaian kegiatan dalam peringatan WHD di tahun 2023. Beberapa diantaranya yaitu web seminar yang telah diadakan sejak Januari 2023, kampanye terkait cara menjaga kesehatan pendengaran hingga tatacara pengecekan kesehatan pendengaran masyarakat. Kampanye tersebut tertuang dalam beberapa infografis yang menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat, seperti infografis mengenani tahapan melakukan pemeriksaan kesehatan pendengaran dan tips menjaga kesehatan telinga.
Sahabat Sehat! WHO telah menyediakan berbagai info mengenai perawatan kesehatan pendengaran dan pencegahan gangguan kesehatannya. Yuk! Sebarkan dan tentunya terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah bertambahnya pasien gangguan lesehatan pendengaran dan mencegah ketulian. Selamat Hari Pendengaran Sedunia 2023!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
