Selamat Hari Ikan Nasional!

Ngga makan ikan? Nanti ditenggelamkan!

Teman Sehat, pernah dengar kalimat ini? Yap, salah satu bentuk ajakan dari Ibu Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP RI), Ibu Susi Pudjiastuti buat mengonsumsi ikan sebagai pilihan lauk makan kamu.

Yap, bertepatan dengan Hari Ikan Nasional, ngga ada salahnya kan kalau kamu mengonsumsi salah satu sumber protein hewani yang berasal dari laut ini. Tapi kenapa ya, sampai diperingati sebagai Hari Ikan Nasional? Apa sih spesialnya konsumsi ikan? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Hari Ikan Nasional

FYI, buat kamu yang belum tahu, hari ini udah dirayakan selama 5 tahun terakhir, loh! Menurut informasi pada laman KKP RI, Hari Ikan Nasional yang ditetapkan oleh Presiden melalui Kepres No 3 tahun 2014, bertujuan agar meningkatkan konsumsi ikan pada masyarakat dan sekaligus menjadikan konsumsi ikan sebagai budaya nasional.

   

Hal ini dikarenakan tingginya zat gizi yang dikandung ikan dan potensi laut Indonesia yang mendukung. Selain itu, masih rendahnya konsumsi protein hewani yang hanya mengambil 32,1% jumlah dari total protein yang ada.

Konsumsi ikan di dunia

Teman Sehat, kamu tau ngga? Berdasarkan data FAO pada tahun 2014-2016, jumlah konsumsi ikan tertinggi di dunia masih ditempati oleh negara Jepang (47,2 kg/kapita/tahun), China (sekitar 41 kg/kapita/tahun), Australi dan New Zealand (sekitar 25 kg/kapita/tahun), Asia dan Pasifik (sekitar 23 kg/kapita/tahun), dan Eropa (sekitar 22 kg/kapita/tahun).

Sedangkan Indonesia, berdasarkan data dari KKP, rata-rata jumlah konsumsi ikan di Indonesia tahun 2014-2016 sebesar 41,06 kg/kapita/tahun, dengan konsumsi tertinggi di daerah pedesaan. Jumlah stok ikan yang ada di Indonesia juga mengalami peningkatan, loh!

Data dari KKP menunjukkan bahwa, dari tahun 2011-2015 terjadi peningkatan yang cukup signifikan sekitar 2 juta ton/tahun. Selain itu, jumlah produksi perikanan sampai dengan tahun 2017,  juga meningkat dengan total produksinya: 23,26 juta ton (6,04 juta ton dari perikanan tangkap dan 17,22 juta ton dari perikanan budidaya).

Apa ya, manfaat konsumsi ikan?

Kamu tau ngga, ternyata banyaknya stok ikan dan sumber daya laut yang mendukung, belum banyak menarik minat masyarakatnya buat mengonsumsi ikan, terutama pada masyarakat perkotaan. Berdasarkan data dari BPS padsa tahun 2016, jumlah konsumsi ikan yang rendah terjadi pada daerah perkotaan, sedangkan di daerah pedesaan minat mengonsumsinya tinggi.

Padahal kalau kamu tahu, banyak loh, zat gizi baik yang tersimpan di dalamnya. Seperti asam lemak omega 3 yang terkandung didalamnya, yang bisa mencerdaskan otak, loh! Kandungan EPA dan DHA pada asam lemak omega 3, menurut Washington State Departement of Health, bisa menjaga kesehatan jantung dan kesehatan kamu, loh!

Omega 3 biasanya terdapat pada ikan yang memiliki lemak cukup tinggi, seperti ikan sardin, makarel, salmon, tuna dan sebagainya. Selain itu, kandungan vitamin D, B2 (riboflavin), mineral kalsium, fosfor, zat besi, iodin, magnesium dan kalium, juga menambah kandungan gizi yang ada pada ikan.

Nah, sekarang udah tau kan kenapa kamu harus mengonsumsi ikan? Yap, memberikan variasi pada menu makanan kamu, boleh banget kok! Hal ini dilakukan supaya kamu mendapatkan asupan zat gizi dari berbagai sumber bahan pangan. Yuk, konsumsi ikan atau mau ditenggelamkan? Tetap sehat ya, Teman Sehat!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *