Semprot Disinfektan Setiap Belanja, Memangnya Perlu?

Seiring dengan pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, apa saja upaya yang sudah Sahabat Sehat lakukan untuk menjaga diri dan keluarga dari infeksi Covid? Ada yang bilang belanjaan perlu didiamkan dulu di luar rumah selama 3 hari. Ada juga yang bilang bahwa belanjaan dari supermarket dan pasar perlu disemprot disinfektan. Sebenarnya, apa memang perlu? Donald Schaffner, mikrobiologis dan ahli keamanan pangan dari Rutgers University punya jawabannya nih. Yuk, bahas satu per satu!

perlukah menyemprot disinfektan sehabis belanja supaya terhindar dari covid-19
Foto: Freepik.com 

Haruskah mendiamkan belanjaan di luar rumah selama 3 hari?

Hal tersebut tentu saja ngga perlu dilakukan, terutama jika salah satu kategori barang yang dibeli merupakan pangan segar seperti buah, sayur, apa lagi daging mentah. Menyimpan pangan di suhu yang ngga tepat justru akan membahayakan keamanan pangan tersebut.

Sebenarnya bisa dipahami alasan dari saran tersebut, tetapi ternyata virus Covid-19 akan secara perlahan menjadi ngga aktif di suhu ruangan dengan umur paruh sekitar 8 jam saja. Selain itu, membersihkan belanjaan dengan disinfektan justru berisiko mengontaminasi pangan dengan residu bahan kimia yang jika terkonsumsi bisa membahayakan kesehatan, loh!

Perlukah menyemprotkan disinfektan ke belanjaan?

Sebenarnya, hal tersebut belum memiliki bukti secara saintifik. Jika kamu memang ragu atau khwatir akan kebersihan kantong belanja ataupun kemasan dari pangan yang dibeli, akan lebih baik jika kamu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sesudah mengeluarkan pangan dari kantong atau kemasannya. Tentunya juga jangan pernah lupa untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum mongunsumsi pangan apapun.

perlukah menyemprot disinfektan sehabis belanja supaya terhindar dari covid-19
Foto: Freepik.com

Sebenarnya Covid-19 bisa menular dari makanan ngga?

Coronavirus, atau virus yang menyebabkan Covid-19, merupakan virus yang secara umum menular dari orang ke orang melalui droplet saluran pernapasan. Misalnya, seperti saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Memang mungkin seseorang bisa tertular karena menyentuh permukaan suatu barang yang terkena droplet, termasuk makanan ataupun kemasannya, lalu menyentuh mulut atau hidung. Tetapi, ternyata kemungkinan tertular akibat menyentuh makanan sangatlah rendah. Hingga saat ini, juga belum ada bukti ilmiah virus ini menular dari mengonsumsi makanan layaknya virus hepatitis A.

Meskipun begitu, kamu bisa menjaga diri dari virus ini saat pergi berbelanja dengan mengikuti tips berikut. Pertama, usahakan untuk belanja hanya saat tempat berbelanja ngga terlalu ramai atau padat oleh pengunjung lain. Selanjutnya, jangan pernah menyentuh wajah dengan tangan sebelum mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah menyentuh barang-barang di tempat belanja. Selalu patuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Jika memungkinkan, lebih baik belanja dengan delivery service atau diantar ke rumah untuk meminimalisir kontak dengan orang lain.

Jadi ngga perlu khawatir ya, Sahabat Sehat! Ternyata, semprot disinfektan setiap belanja itu ngga perlu, kok. Tetap waspada dengan selalu mengikuti protokol kesehatan. Tingkatkan imunitas dengan mengonsumsi pangan bergizi dan rutin beraktivitas fisik. Jangan lupa istirahat yang cukup dan jaga kesehatan mental dengan jauhi stress yang berlebih. Jangan lupa sebarkan informasi ini ke sahabat dan keluarga, ya. Semoga sehat selalu, Sahabat Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Science Alert. 2020. Do You Really Have to Disinfect All Groceries Now? An Expert Explains. https://www.sciencealert.com/food-safety-expert-explains-how-to-safely-deal-with-groceries-during-the-pandemic

CDC. 2020. Covid-19: Food Safety. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/daily-life-coping/food-and-COVID-19.html

Food Insight. 2020. Coronavirus and Safe Food Shopping Q&A. https://foodinsight.org/coronavirus-and-safe-food-shopping-qa/

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.