Bisakah Tertular Hepatitis A Lewat Makanan?

Halo Sahabat Sehat! Tahukah kamu jika makanan atau minuman yang kamu konsumsi bisa tercemar virus? Nah, salah satu virus yang bisa tinggal di makanan atau minuman kamu adalah virus hepatitis A. Yuk, simak lebih lanjut tentang virus ini!

Hepatitis A

Penyakit radang hati atau hepatitis memiliki berbagai jenis, salah satunya hepatitis A. Penyakit ini disebabkan oleh virus. Menurut WHO, hepatitis A merupakan salah satu food borne illness yang sering diderita di dunia. Penyakit hepatitis A perlu diwaspadai kemungkinannya menimbulkan outbreak. Pada tahun 1988 di Shanghai, misalnya, pernah terjadi outbreak penyakit hepatitis A yang mencapai 300.000 kasus. 

gambaran virus hepatitis A
Foto: fda.gov

Penularan hepatitis A lewat makanan

Makanan atau minuman yang terkontaminasi virus hepatitis A atau terdapat kontak dengan pasien penderita hepatitis A dapat menyebabkan terjadinya penularan penyakit ini. Virus bisa ditemukan pada tinja dan mencapai puncaknya 1-2 minggu sebelum munculnya gejala. Setelah itu, virus bisa menurun dengan cepat. Penyebaran yang cepat dalam masyarakat tertentu dapat terjadi akibat adanya cemaran air minum, makanan yang tercemar, kebersihan lingkungan rendah, hingga sanitasi yang buruk pada sebuah tempat umum. 

Gejala-gejala yang dapat terjadi

Berbagai gejala muncul setelah seseorang mengonsumsi pangan terkontaminasi, diantaranya kelelahan, mual, muntah, nyeri perut, tubuh menjadi kuning, kotoran pucat, hingga urin berwarna gelap. Kuning pada tubuh diketahui terjadi pada lebih dari 70% kasus. Pada balita, penyakit hepatitis A dapat tidak memunculkan gejala tertentu. Penderita biasanya akan sembuh dalam satu hingga dua minggu. Tapi pada beberapa kasus bisa berlangsung lebih lama, bahkan menyebabkan kegagalan hati.

tips mencegah penularan hepatitis lewat makanan
Foto: Pexels.com

Lalu, apa saja langkah pencegahannya?

Pencegahan hepatitis A utamanya dilakukan dengan meningkatkan kualitas sanitasi, menjaga keamanan pangan, hingga imunisasi. Ketika kamu akan mengolah bahan pangan, misalnya, pastikan dulu kalau kamu sudah mencuci tangan dengan sabun dan air. Selain itu, pastikan pula dapur dan peralatan yang digunakan dalam kondisi bersih. Bahan makanan juga perlu dimasak hingga matang.

Jika ingin menyimpannya, pastikan pangan disimpan pada suhu yang tepat dan jangan terlalu lama diletakkan dalam lemari es. Makanan dan minuman yang akan dikonsumsi juga harus dalam kondisi bersih dan ngga berjamur

Nah, sekarang Sahabat Sehat jadi lebih tahu kan tentang penyakit ini. Yuk, jangan lupa untuk terus waspada kemungkinan kontaminasi pada makanan dan minuman. Pastikan selalu jika kita mengonsumsi makanan atau minuman yang aman!

Editor & Proofreader: Zafira Rahrajanti, STP

Referensi

Kemenkes RI. Mengenal Hepatitis A. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20151216/5113886/mengenal-hepatitis-a/. Diakses pada 22 Juli 2021.

FDA. Hepatitis A Virus (HAV). https://www.fda.gov/food/foodborne-pathogens/hepatitis-virus-hav. Diakses pada 22 Juli 2021.

WHO. Hepatitis A. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hepatitis-a. Diakses pada 22 Juli 2021.

CDC. Hepatitis A. https://www.cdc.gov/dotw/hepatitisa/index.html. Diakses pada 22 Juli 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.