USG Ngga Cuma buat Bumil, loh!

Teman Sehat, pasti kamu udah sering dengar tentang USG, kan? Lalu, apa sih yang terbayang saat mendengar kata itu? Yap, kehamilan! Buat kamu, calon mamah muda (mahmud) pasti rutin melihat perkembangan si kecil, dengan melihat hasil pemeriksaannya. Mulai dari foto 2D, 3D, sampai ada yang 4D. Tapi kamu tau ngga sih, ternyata USG bukan cuma buat ibu hamil aja, loh! Mau tau siapa aja yang boleh USG? Let’s check it out!

Apa sih, USG?

USG adalah suatu metode yang paling banyak digunakan untuk melihat janin selama kehamilan. Pemeriksaan ini, dilakukan untuk menilai dan memantau status kesehatan janin dan ibu. Selain itu, pemeriksaan ini juga bermanfaat bagi calon orang tua untuk membangun ikatan dengan si kecil yang belum lahir.

USG termasuk ke pemeriksaan yang aman, loh! Kenapa? Karena dalam pelaksanaannya, pemeriksaan ini ngga menggunakan radiasi, tapi menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi (ultrasound).

Apa aja ya, yang bisa diketahui?

Bukan cuma bumil, loh yang bisa menjalani pemeriksaan USG. Tapi, nyatanya pemeriksaan ini bisa dijalani oleh siapa saja baik laki-laki atau perempuan, dewasa atau anak-anak. Selain untuk memeriksa hal yang berkaitan dengan kehamilan, pemeriksaan ini juga bisa digunakan untuk mendiagnosa rasa sakit atau distensi (pembesaran) dan mengevaluasi beberapa organ tubuh, seperti:

  • Ultrasound abdominal, untuk melihat jaringan dan organ perut
  • Bone sonometry, untuk menilai kerapuhan tulang
  • Breast USG, untuk melihat jaringan payudara
  • Doppler ultrasound, untuk melihat aliran darah melalui pembuluh darah, organ, atau struktur lain
  • Echocardiogram, untuk melihat jantung
  • Ultrasound-guided biopsies, untuk mengumpulkan sampel jaringan
  • Ophthalmic ultrasound, untuk melihat struktur indera penglihatan (mata)
  • Penempatan jarum di pembuluh darah atau jaringan lain

Kelebihan dan risikonya

Kelebihan USG:

  • Tersedia secara luas, mudah digunakan, dan lebih murah daripada metode lainnya.
  • Pemeriksaannya ngga menyakitkan, tapi untuk beberapa orang, mungkin menimbulkan rasa ngga nyaman
  • Sangat aman dan ngga menggunakan zat radiasi pengion, seperti pada ronsen X-ray
  • Biasanya, pemeriksaan menggunakan ultrasound bersifat non-invasif atau ngga menggunakan jarum/suntikan
  • Pemeriksaan menggunakan ultrasound, memberikan gambaran jaringan lunak yang lebih jelas dari pada gambar x-ray sesuai dengan real time.

Risiko :

  • Untuk USG diagnosa standar, belum ada efek berbahaya yang diketahui pada manusia.
  • Meskipun penggunaan ultrasound dianggap aman (bila digunakan secara hati-hati oleh tenaga medis yang terlatih), energinya bisa berpotensi menghasilkan efek biologis pada tubuh. Seperti, gelombang ultrasound bisa membuat jaringan sedikit memanas. Dalam beberapa kasus, pemanasan juga bisa menghasilkan kantong gas kecil dalam cairan tubuh atau jaringan (kavitasi). Sedangkan untuk konsekuensi jangka panjang, masih belum diketahui.

Teman Sehat, sekarang kamu udah tau, kan? Ternyata USG itu ngga cuma buat bumil aja loh! Tapi juga buat mendiagnosa penyakit lain yang ada di tubuh kamu. Ada sisi positif dan negatif yang mungkin kamu dapatkan saat menjalani pemeriksaan ini. Jika kamu khawatir akan risiko yang lebih lanjut, lebih baik didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga medis yang bersangkutan.

Editor  & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *