Wajib Tahu: Vaksinasi Covid-19 dan Donor Darah

covid-19 dan donor darah
Foto; Pexels.com

Hai, Sahabat Sehat! Pandemi Covid-19 (SARS-Cov2) membawa perubahan pada berbagai sektor kehidupan dan bidang, termasuk di dalamnya donor darah. Informasi simpang siur dan isu hoax juga mempengaruhi banyaknya donor darah dilakukan. Salah satunya karena kekhawatiran seputar keamanan melakukan donor atau menerima darah setelah melakukan vaksin Covid-19.

Sekilas mengenai Donor Darah

Donor darah merupakan proses pengambilan darah dari subyek sukarela yang dilakukan sesuai prosedur dengan jarum steril dan darah yang ditampung pada kantong steril. Darah yang diambil untuk donor menurut AABB (American Association of Blood Banks) kurang lebih 500 ml. Pendonor harus memenuhi kriteria seperti usia, tinggi badan, berat badan, jumlah trombosit, tekanan darah dan keterangan lain yang dipersyaratkan.

Persyaratan tersebut dimaksudkan untuk memberi perlindungan dan jaminan baik bagi pendonor darah maupun bagi resipien. Salah satunya, yakni darah yang didonor atau diterima bisa dipastikan bebas penyakit dan ngga akan menimbulkan bahaya bagi resipien. Sebelum melakukan donor darah, seorang pendonor diharapkan mengosumsi air mineral dan makanan kaya zat gizi, beristirahat cukup, ngga mengonsumsi obat-obatan 24 jam sebelum proses donor, serta ngga mengonsumsi alkohol.

Peraturan Donor Darah selama Pandemi Covid-19

Terkait kondisi pandemi Covid-19 sekarang, tentunya juga membawa perubahan dalam peraturan donor darah. Dr. Shmuel Shoham, Associate Professor di John Hopkins University menyatakan bahwa penerima vaksin boleh melakukan donor darah bila memenuhi kriteria pendonor darah, salah satunya mengetahui jenis vaksin dan nama perusahaan yang memproduksi vaksin.

Bila, penerima vaksin ngga mengetahui jenis vaksin yang diinjeksikan maka perlu menunggu setidaknya 2 minggu untuk mengetahui efek vaksin pada tubuh. Di Indonesia sendiri berdasarkan Surat Edaran PMI untuk donor darah, pendonor diharuskan menunggu minimal 2 minggu (14 hari) setelah menerima vaksin sebelum mendonorkan darah dan perlu mengetahui jenis vaksin yang diterima.

donor plasma kovanselen bagi penyitas covid-19
Foto: PMI.or.id

Donor Plasma Konvalesen

Selain donor darah untuk keperluan medis dan pertolongan, ada pula donor plasma konvalesen yang digunakan sebagai terapi menjadi sangat penting selama pandemi covid-19. Bolehkah penerima vaksin covid-19 melakukan donor plasma konvalesen?

Dilansir dari situs PMI, disebutkan bahwa plasma konvalesen merupakan plasma darah yang mengandung antibodi Covid-19 yang didapat dari penyintas (mantan penderita) Covid-19. Plasma dengan antibodi ini kemudian diberikan kepada penderita, dengan harapan bisa memperkuat sistem imun pasien untuk melawan infeksi virus Covid-19. Lalu kalau sudah menerima vaksin bagaimana?

Menurut AABB, FDA, dan American Red Cross, seseorang yang telah divaksinasi Covid-19 boleh mendonorkan darah, tapi ngga diperbolehkan untuk mendonorkan plasma konvalesen. Hal ini tertuang pada AABB November 16, 2020 berdasarkan maklumat FDA ‘tidak diperbolehkan untuk mengambil plasma konvalesen dari individu yang telah divaksinasi Covid-19, dikarenakan faktor ketidakjelasan mengenai kualitas respons imun yang diproduksi setelah menerima vaksin yang masih perlu diinvestigasi’.

Nah, bagi penyintas Covid-19, kamu bisa melakukan donor plasma konvalesen dalam rentang waktu 3 bulan selagi menunggu diperbolehkan vaksinasi. Syaratnya, kamu perlu menunggu 1 bulan setelah dinyatakan sembuh dengan kondisi tubuhnya sehat.

Jadi kesimpulannya, boleh saja jika Sahabat Sehat melakukan donor darah setelah divaksinasi covid-19. Penyintas Covid-19 juga bisa ikut berpartisipasi untuk donor plasma konvalesen asalkan memenuhi persyaratan yang ada. Yuk, jangan ragu untuk donor darah sekaligus merayakan hari PMI.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

FDA. 2021. Donate COVID-19 Plasma. https://www.fda.gov/emergency-preparedness-and-response/coronavirus-disease-2019-covid-19/donate-covid-19-plasma. Diakses 13 September 2021.

Irfan, F. 2021. Seputar Plasma Konvalesen. https://pmi.or.id/17/07/2021/berita-utama/organisasi/seputar-plasma-konvalesen/. Diakses 13 September 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.