Yuk, Cari Tahu Lebih Lanjut tentang HIV/AIDS!

Teman Sehat, sejak tahun 1988 setiap tanggal 1 Januari diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Peringatan ini dilakukan bukan untuk dirayakan, tapi sebagai ‘lampu merah’ kepada setiap orang agar selalu waspada akan bahaya AIDS.

Menurut WHO, saat ini penderita AIDS di dunia mencapai 37 juta jiwa dan hanya 22 juta yang menerima pengobatan. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk mendukung penderita HIV. AIDS memang ngga bisa disembuhkan, tapi bisa dikontrol dengan beberapa cara. Yuk, cari tahu lebih lanjut informasinya di sini!

Mengenal bahayanya

AIDS merupakan penyakit menular yang mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh virus Human Immunodeficiency yang menyerang sel darah putih, sehingga daya tahun tubuh akan menurun.

Lebih spesifiknya, virus ini akan menyerang sel kekebalan tubuh (CD4). Akibatnya, sel kekebalan tubuh akan berkurang dan sulit melawan berbagai penyakit. Nah, karena itulah penderita AIDS lebih mudah sakit dan kabar buruknya, penyakit ini ngga bisa disembuhkan.

Penyakit ini bisa menular

Kamu tau ngga? Ternyata siapa saja bisa terinfeksi penyakit ini, loh!Apalagi penyakit ini termasuk ke dalam penyakit menular. Penularannya melalui cairan tubuh. Salah satu penyebab utamanya adalah aktivitas seks dengan banyak pasangan dan menggunakan jarum suntik secara bergantian.

Jarum yang digunakan saat membuat tato dan tindik juga bisa menjadi media penularan virus mematikan ini. Nah, untuk mencegah tertularnya virus ini, kamu harus lebih berhati-hati lagi saat melakukan aktivitas tersebut, ya.

Terapi Anti Retroviral (ARV)

Terapi ARV yang dilakukan, bisa menekan jumlah virus HIV sehingga bisa memperpanjang umur penderita. Konsumsi obat ARV, akan mencegah penularan virus pada penderita, sehingga mereka bisa hidup lebih produktif.

oval white medication pill

Tahu ngga sih, pengobatan dengan obat ARV ini sebelumnya hanya diperbolehkan bagi penderita AIDS (ODHA – Orang Dengan penyakit HIV/AIDS)  dengan jumlah sel CD4 < 350. Tapi sejak tahun 2018, Kemenkes sudah memberlakukan bagi seluruh ODHA. Nah, jadi sekarang para ODHA bisa menerima terapi ini.

Asupan zat gizi yang disarankan

Kira-kira apa ya, zat gizi yang disarankan untuk ODHA? Yap, kakarena sistem imun yang diserang, maka ODHA harus memperhatikan asupan gizinya. Yuk, perhatikan tipsnya!

  1. Konsumsi makanan dengan jumlah asupan kalori yang cukup untuk menjaga berat badan
  2. Selalu konsumsi protein setiap kali makan, karena protein berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dan juga meningkatkan kekebalan tubuh.
  3. Konsumsi vitamin dan mineral dari sayur dan buah lebih banyak.
  4. Perhatikan keamanan dan kebersihan makanan yang dikonsumsi, karena ODHA sangat rentan terhadap keracunan makanan dan sangat mudah sakit.
  5. Jika diperlukan, konsumsilah suplemen untuk meningkatkan asupan gizi sehari-hari. Tapi, jangan lupa dikusikan terlebih dahulu dengan tenaga medis, ya karena ada beberapa suplemen yang bisa menggangu proses pengobatan.

Mengidap HIV bukanlah akhir dari segalanya, karena ODHA masih bisa hidup berkualitas. Jadi, jangan jauhi ODHA dan saling berpegangan tanganlah untuk meningkatkan derajatan kesehatan di dunia. Jangan lupa, berhati-hatilah dengan aktivitas yang dilakukan, agar kesehatan kamu tetap terjaga sampai tua nanti, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *