Yuk Kenali Garbage-Enzyme! Cairan Serbaguna dari Sampah Organik

Halo Teman Sehat! Apakah kamu terbiasa langsung membuang sampahmu tanpa mengolahnya terlebih dahulu? Ternyata, kontribusimu terhadap lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana loh! Salah satunya dengan mengolah sampah rumah tangga.

Ada banyak cara mengolah sampah, tetapi ada satu cara yang mungkin belum kamu tahu, yaitu mengolahnya menjadi Garbage-Enzyme. Penasaran? Simak ulasan berikut ini!

Garbage-Enzyme apa ya?

Garbage-Enzyme (GE) merupakan cairan hasil fermentasi dari sampah dapur organik, gula merah, dan air. GE dikembangkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong  dari Thailand yang udah melakukan penelitian tentang enzim selama lebih dari 30 tahun. GE disebut cairan serbaguna karena aplikasinya yang luas di rumah tangga maupun pertanian. Fungsi GE diantaranya sebagai pembersih lantai, pembersih toilet, pembersih alat-alat dapur, pembersih udara, pembasmi serangga, pupuk alami dan pestisida ramah lingkungan.

Kenapa membuat Garbage-Enzyme?

Selain aplikasinya yang luas, pembuatan GE bisa mengurangi jumlah sampah organik. Sampah organik yang ngga diolah akan menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) sedangkan kapasitas TPA terbatas. Sampah organik yang menumpuk tersebut akan berakibat buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar TPA. Hal ini disebabkan oleh proses pembusukan sampah yang menghasilkan gas rumah kaca yaitu metana. Kemampuan gas metana untuk memerangkap panas jauh lebih tinggi dibandingkan gas karbondioksida dan lebih lanjutnya berkontribusi pada penipisan lapisan ozon.

Manfaat Garbage-Enzyme

Proses yang terjadi pada pembuatan GE adalah fermentasi. Mikroorganisme yang secara alami terdapat di sisa buah dan sayur akan menghasilkan enzim yang memecah karbohidrat menjadi alkohol dan/atau asam. Kandungan alkohol dan/atau asam ini yang menjadikan GE sebagai desinfektan dan menjadi pembersih alami.

Di pertanian GE  berperan sebagai penyubur, pembasmi hama, dan membantu proses fotosintesis. Bidang peternakan menggunakan GE untuk menjaga kebersihan kandang dan menjadi gizi tambahan di pakan. GE juga bisa digunakan pada sistem drainase dan mengolah limbah. Keren kan?

Yuk mulai membuat GE!

Kamu perlu menyiapkan :

  • Sisa buah dan sayur  (mentah)
  • Gula merah
  • Air
  • Wadah plastik kedap udara, contoh: toples, botol minuman plastik, jerrycan

Langkah pembuatan Garbage-Enzyme:

  • Siapkan sisa buah dan sayur, gula merah, dan air dengan perbandingan 3:1:10. Contoh perhitungannya adalah 300g sisa sayur dan buah  : 100g gula : 1liter air
  • Siapkan wadah plastik kemudian ke dalamnya masukkan gula yang sudah dilarutkan air, diikuti dengan sampah buah dan sayur.
  • Isi wadah jangan sampai penuh, sisakan tempat untuk gas hasil fermentasi.
  • Tutup wadah dengan rapat.
  • Simpan di tempat sejuk dan usahakan ngga terkena cahaya matahari langsung.
  • Selama bulan pertama akan dihasilkan banyak gas sehingga tutup wadah dianjurkan dibuka untuk mengeluarkan gas dan mencegah wadah meledak. Buka tutup setiap hari selama 2 minggu pertama , lalu 2-3 hari sekali kemudian seminggu sekali.
  • Biarkan proses fermentasi berlangsung 3 bulan. Hasil cairan yang ideal berwarna coklat tua. Jika warna menjadi hitam tambahkan gula merah untuk difermentasi kembali. Jika cairan membentuk lapisan putih, hitam, atau coklat pada bagian atas, biarkan saja. Jika ada cacing biarkan karena akan terurai.
  • Saring cairan dari residu dan simpan kembali di wadah.
  • Terakhir, residu bisa dijadikan pupuk alami dengan cara dikeringkan dan dihaluskan.

Nah, gimana tertarik membuatnya Teman Sehat? Ternyata prosesnya tidak rumit dan mudah dilakukan di rumah ya. Yuk, dicoba dan share pengalaman mu pada kolom komentar di bawah ini!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *