Idul Adha yang disebut juga dengan Hari Raya Haji diperingati dengan penyembelihan hewan kurban yaitu sapi dan kambing. Hari Raya Kurban menjadi momen penting untuk saling peduli dan meningkatkan kebersamaan. Sahabat Sehat dapat berkumpul bersama keluarga sambil menikmati beragam olahan daging. Mengonsumsi daging memang sangat bermanfaat untuk kesehatan, asalkan diolah dengan cara yang sehat. Bagaimana caranya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Pilih area daging rendah lemak
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi daging secara sehat adalah memilih area daging yang rendah lemak. Hindarilah area perut, terlebih jeroan maupun gajih karena memiliki kandungan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol. Nah, untuk meminimalisasi konsumsi lemak, kamu bisa merebus daging terlebih dahulu dan membuang air rebusannya yang mengandung banyak lemak.
Masak hingga matang sempurna
Aviria Ermamilia, M.Gizi, RD., Ahli Gizi UGM, menganjurkan supaya kamu memasak daging hingga matang sempurna. Tentu saja tujuannya untuk membunuh kuman dan bakteri berbahaya, seperti Salmonella dan E. coli, yang mengakibatkan keracunan makanan dan penyakit lainnya. Meskipun demikian, tetaplah memasak dalam suhu yang wajar, karena memasak dengan suhu tinggi dalam waktu lama bisa menyebabkan pembentukan senyawa berbahaya yang meningkatkan risiko penyakit.
Jika dimasak bersantan, usahakan sekali masak sekali makan
Apakah kamu suka daging dimasak dengan santan? Jika iya, usahakan sekali masak untuk dikonsumsi pada hari yang sama sampai habis. Tujuannya adalah agar santan masih segar. Jika ngga langsung habis, maka masakan tersebut perlu dipanaskan. Menurut Rista Yulianti Mataputun, S.Gz., Ahli Gizi RS Indriati Solo Baru, masakan bersantan yang dipanaskan bisa meningkatkan kolesterol dalam darah yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan jantung koroner.

Gunakan minyak rendah lemak jenuh
Supaya risiko munculnya gangguan kesehatan setelah mengonsumsi daging bisa diminimalisir, disarankan untuk mengolah daging dengan direbus. Akan tetapi, ngga bisa dipungkiri, menggoreng atau menumis daging bisa memberikan sensasi masakan yang lezat dan banyak disukai. Jika Sahabat Sehat ingin mengolahnya dengan cara demikian, gunakanlah minyak rendah lemak jenuh, seperti minyak zaitun atau minyak kanola untuk menumis.
Kontrol porsi makan
Daging sapi atau kambing ngga baik dikonsumsi berlebihan karena memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Oleh karena itu, kamu perlu mengontrol porsi makan secukupnya di setiap kali makan. Setelah itu, beri jeda waktu 6 jam untuk tubuh mencerna makanan dari makan pertama dan makan kedua. Semua ini bertujuan supaya ngga terjadi kenaikan berat badan yang berlebihan, peningkatkan kolesterol, dan risiko terjadinya diabetes.
Imbangi dengan sayur dan buah
Saat Idul Adha, jangan cukup makan daging saja. Kamu perlu mengimbanginya dengan sayur dan buah. Sayuran kaya akan serat, sehingga membantu melancarkan pencernaan sekaligus mencegah penyerapan kolesterol berlebih dari daging yang dikonsumsi. Buah juga mencegah peningkatan kolesterol dalam darah. Sayuran bisa dimasak bersama dengan daging atau diolah dalam menu lain. Buahnya bisa dimakan langsung atau diolah menjadi jus atau smoothy.
Melimpahnya daging di Hari Raya Idul Adha perlu diimbangi dengan mengolahnya dengan cara yang sehat dan perhatikan porsi makan. Menjaga keseimbangan juga baik yaitu menyertai konsumsi daging dengan makanan sehat lainnya, seperti sayur, lauk pelengkap, dan buah. Dengan demikian, Sahabat Sehat akan memperoleh asupan gizi cukup dan seimbang.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
