5 Cara Mengajak Si Kecil agar Suka Buah dan Sayur

Teman Sehat, apakah kamu pernah mendengar tentang GERMAS? Yap, GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan gerakan untuk mengajak masyarakat meningkatkan kualitas hidup dengan membiasakan pola hidup sehat. Salah satunya yaitu mengonsumsi buah dan sayur.

Perlu kamu ketahui, konsumsi buah dan sayur di Indonesia kurang dari setengah konsumsi yang direkomendasikan yaitu hanya 173 gram per hari dari 400 gram (Angka Kecukupan Gizi), loh! Pada anak-anak, kekurangan asupan buah dan sayur, akan meningkatkan risiko kegemukan. Kegemukan akan menyebabkan timbulnya risiko penyakit lain, seperti gangguan pertumbuhan, daya tahan tubuh menurun, dan lainnya.

Lalu bagaimana caranya agar si kecil mau mengonsumsi buah dan sayur? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

1. Mengenalkan buah yang manis

Kenalkanlah buah dengan rasa segar dan manis pada si kecil untuk pengenalan, seperti pepaya dan semangka. Jangan mengenalkan buah-buahan dengan rasa asam, sepat dan bertekstur keras terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan si kecil bisa trauma, karena mengonsumsi buah dengan rasa yang ngga disukainya.

Selain itu, variasi potongan yang unik akan membuat si kecil lebih tertarik untuk mengonsumsinya. Penyajian seperti sate buah, dengan berbagai jenis buah atau mengolah sayur menjadi makanna olahan seperti nugget sayur juga bisa digunakan, loh! Beberapa hal ini, akan membuat persepsi si kecil tentang buah dan sayur akan berubah menjadi makanan yang digemari.

3. Tidak memberi terlalu banyak jenis buah dan sayur

Perlu dilakukan pengaturan variasi buah dan sayur untuk si kecil, dengan cara memberi rentang antara 7-10 hari untuk mengenalkan satu jenis buah dan sayur. Hal ini dikarenakan kemampuan masing-masing anak dalam mengidentifikasi rasa berbeda-beda, sehingga butuh ketekunan untuk mengajari anak agar gemar mengonsumsi buah dan sayur.

4. Mengajak si kecil ikut berpatisipasi

Mengajak si kecil untuk ikut serta dalam pengolahan buah dan sayur seperti mencuci, mengupas serta menyajikan, akan membuat anak lebih bersemangat untuk menikmati hasil usahanya. Selain itu, kamu juga bisa menerapkan strategi lain dengan memberikan cerita menarik seperti Popeye yang kuat karena mengonsumsi bayam.

5. Memberi contoh si kecil dengan tindakan

Memberikan contoh seperti ikut mengonsumsi buah dan sayur yang dikonsumsi si kecil, merupakan hal perlu dilakukan. Hal ini akan memacu si kecil untuk termotivasi dan lebih semangat mengonsumsi buah dan sayur.

Nah, sekarang Teman Sehat sudah tahu, kan, agaimana cara mengajak si kecil untuk mengonsumsi buah dan sayur? Jika mereka sudah mulai menyukai makan buah dan sayur, secara perlahan tingkatkan jumlah dan porsi buah sesuai anjuran, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *