
Halo Teman Sehat!
Memperoleh makanan yang aman dan sehat tentu sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Nah, tapi banyak mitos tentang makanan yang berkembang, yang katanya sih membahayakan? yuk simak kebenaran mitos makanan berikut
1. Kombinasi udang dan vitamin C
Kamu inget ngga dengan kejadian seorang wanita yang menjadi korban keracunan akibat konsumsi udang dan Vitamin C dalam waktu bersamaan? Benarkan udang dan Vitamin C yang jadi penyebabnya? atau itu cuma mitos makanan belaka?
Seorang dosen di Ilmu Pangan IPB membatah pendapat itu loh. Menurutnya, tidak tepat kalau udang yang dianggap mengandung Arsenic Pentoxide yang bila bereaksi dengan Vitamin C akan membentuk Arsenic Trioxide yang tergolong toksik dan bisa berkibat fatal. Jadi, jangan mudah percaya dulu ya dengan apapun yang kamu dengar!
2. Penggunaan MSG
Masyarakat kita sering sekali khawatir dalam menggunakan MSG terkait dengan efek samping penggunaannya. Benar tidak ya? Faktanya, MSG tersusun atas 78% Glutamat, 12% Natrium, dan 10% air. Kandungan glutamat yang tinggi itulah yang menyebabkan rasa gurih.
Data menyebutkan bahwa konsumsi MSG secukupnya tidak berbahaya bagi kesehatan, bahkan perannya dapat menggantikan garam yang dapat memicu terjadinya darah tinggi. Jadi anggapan bahwa MSG yang selama ini menakutkan, boleh banget mulai kita hilangkan ya!
3. Gula dan kalorinya
Mengonsumsi gula tak selamanya berbahaya. Dengan takaran yang cukup, gula akan menjadi teman setiamu. Faktanya, tidak hanya gula, namun sebagian besar makanan jika dikonsumsi secara berlebihan, akan menimbulkan efek samping yang berbahaya.
WHO menyebutkan bahwa konsumsi gula per hari sebaiknya cukup 25 gram aja, alias 2 sendok makan. Menjadi manis ngga harus terlalu banyak gula kan?
4. Terong dan impotensi

Konsumsi terong sering sekali dikaitkan dengan ancaman impotensi yang pastinya ditakuti oleh kaum pria. Seorang ahli gizi dari UI menyebutkan bahwa tidak ada bukti dalam penelitian ilmiah bahwa memakan terong akan menurunkan kemampuan seks pria. Bahkan lanjutnya, terong justru memiliki zat tertentu yang dapat menurunkan kolesterol.
5. Sayur bayam yang beracun
Anggapan bahwa bayam yang dimasak terlalu lama atau memanaskan selama dua kali yang selama ini dianggap beracun ternyata tidak benar. Dikutip dari buku “Buka Fakta”, disebutkan bahwa mengonsumsi sayuran kaya nitrat (termasuk bayam) tidak menyebabkan kanker dan penyakit mengerikan lainnya.
Teman sehat, buat kamu yang masih khawatir dengan mitos-mitos yang berkeliaran di masyarakat, sebaiknya cari sumber informasi yang benar ya! Menyikapi segalanya, termasuk mitos makanan, secara cerdas sangat penting buat kesehatanmu loh! (agt&don)

