Wah, ngga terasa ya sudah akhir tahun lagi. Berarti ini saatnya untuk liburan! Semua orang punya hak untuk pergi liburan bersama orang-orang tercinta, termasuk para bumil alias ibu hamil. Bagi Sahabat Sehat yang sedang berbahagia bersama si calon buah hati, ngga perlu khawatir karena ada beberapa tips untuk traveling nyaman dan aman khusus bagi para bumil, nih!

Cari Tahu Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Tempat Tujuan
Tips yang pertama ini sangat penting dilakukan sebelum melakukan perjalanan. Selalu pastikan daerah yang akan kamu singgahi memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai. Ini menjadi antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.
Perbanyak Konsumsi Air Putih
Kebanyakan mode transportasi mengharuskan Sahabat Sehat untuk duduk dalam waktu lama. Ini bisa meningkatkan risiko pembekuan darah dan akan membuat tubuh terasa tidak nyaman, terutama untuk ibu hamil. Usahakan untuk rutin mengkonsumsi air putih setiap 30 menit sekali.
Hindari Pangan yang Banyak Mengandung Gas
Makanan dan minuman yang banyak mengandung gas bisa membuat perut ngga nyaman, terutama ketika bepergian menggunakan pesawat terbang. Beberapa contohnya adalah kubis, brokoli, dan minuman bersoda.
Lakukan Perenggangan secara Rutin
Bagi kamu yang berkendara melalui jalur darat menggunakan mobil, kamu bisa berhenti secara rutin setiap beberapa menit sekali untuk keluar dan melakukan perenggangan ringan. Sedangkan, bila ngga memungkinkan untuk keluar, seperti saat menggunakan pesawat terbang, kamu bisa merenggangkan tubuh dengan menggerak-gerakan pergelangan kaki.

Perbanyak Konsumsi Makanan Berenergi
Bepergian ketika sedang hamil sangat rawan untuk mengalami gejala pusing dan kelelahan, karenanya penting bagi ibu hamil untuk bisa menjaga asupan makanan dan minuman secara rutin. Makanan yang bisa memberikan energi akan sangat membantu sepanjang perjalanan, contohnya adalah buah-buahan dan kacang-kacangan.
Selalu Membawa Peralatan Desinfektan Anti Bakteri
Di tengah ancaman berbagai virus yang berbahaya, ibu hamil menjadi salah satu yang memiliki faktor risiko tinggi. Selalu pastikan kamu membawa peralatan desinfektan anti bakteri yang bisa dibawa kemana-mana dengan mudah, seperti hand sanitizer dan tisu basah.
Bagi Perjalanan dalam Beberapa Hari
Sebenarnya, tidak disarankan bagi ibu hamil untuk bepergian dalam waktu lama. Tapi, kalaupun kamu memang perlu melakukannya. Cobalah untuk membagi perjalanan menjadi beberapa hari dengan waktu istirahat yang cukup di antaranya. Misalnya, perjalanan darat selama 12 jam bisa dibagi dalam 2 hari.
Pilih Tempat Duduk di Dekat Lorong
Jika kamu yang bepergian dengan pesawat, sebaiknya pilihlah kursi yang berlokasi di aisle atau dekat lorong. Ini akan memudahkanmu untuk pergi ke toilet ataupun melakukan perenggangan ringan selama penerbangan.
Sahabat Sehat, untuk bisa melakukan traveling dengan nyaman, disarankan untuk melakukannya pada saat usia kandungan di atas 3 bulan. Selain karena kondisi tubuh yang rawan dan gejala mual yang masih sering muncul, usia kehamilan yang masih muda juga bisa meningkatkan risiko keguguran.
Waktu yang terbaik bagi ibu hamil untuk bepergian adalah pada usia kandungan 4-6 bulan. Tapi, bepergian ketika sedang hamil bisa saja membuat kamu merasa tidak nyaman dan melelahkan. Jadi, semuanya kembali lagi kepada kondisi tubuh ibu sendiri. Pastikan berkali-kali bahwa kondisi tubuhmu benar-benar sehat sebelum bepergian ya, Sahabat Sehat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
