Selama ini dalam kehidupan bermasyarakat, kebiasaan minum susu identik dilakukan oleh anak-anak. Tapi, kenyataanya orang lanjut usia juga masih perlu minum susu guna melengkapi kebutuhan zat gizi yang dibutuhkannya. Lalu, berapa banyak susu yang sebaiknya dikonsumsi oleh lansia per harinya? Yuk, simak penjelasan berikut!
Mengenal lansia

Lansia merupakan bagian dari proses tumbuh kembang manusia, setidaknya manusia akan mengalami 5 fase dalam kehidupannya yaitu fase bayi, anak-anak, remaja, dewasa, dan akhirnya menjadi memasuki lanjut usia (lansia). WHO menetapkan bahwa yang termasuk dalam golongan kelompok lanjut usia merupakan seseorang yang telah berusia 60 tahun ketas.
Manfaat minum susu bagi Lansia

Susu adalah salah satu dari sekian banyak jenis minuman yang dapat dijadikan sebagai sumber kalsium dan vitamin D. Tapi selain itu, susu juga mengandung banyak zat gizi yang bermanfaat khususnya bagi para lansia diantaranya, yaitu:
Mencegah osteoporosis
Seiring dengan berjalannya waktu kepadatan tulang akan semakin berkurang sehingga lebih mudah rapuh. Ini artinya, semakin bertambahnya usia maka risiko untuk mengalami osteoporosis akan semakin meningkat. Sebagai upaya mencegah terjadinya hal tersebut maka orang berusia lanjut disarankan untuk minum susu, sebab susu mengandung kalsium dan vitamin D yang mampu membantu memadatkan dan menjaga kesehatan tulang.
Menjaga kesehatan jantung
Selain kalsium dan vitamin D susu juga mengandung kalium yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Kalium memiliki peranan penting dalam menjaga tekanan darah pada lansia supaya tetap normal, sehingga bisa menecgah terjadinya hipertensi.
Mencegah osteoarthritis
Osteoarthritis merupakan salah satu jenis radang sendi yang sering dialami para lansia. Kandungan kalsium, vitamin D, serta protein yang terdapat pada susu bisa membantu memperlambat progres dari osteoarthritis dengan melindungi tulang dan persendian.
Susu seperti apa sih, yang cocok dikonsumsi lansia?

Sebenarnya, ngga ada ketentuan khusus mengenai jumlah susu yang boleh dikonsumsi oleh lansia dalam sehari. Tapi, sebaiknya cukup mengkonsumsi 1 gelas saja perharinya. Kandungan gizi yang terdapat pada susu, seperti kalsium, vitamin D, kalium, hingga protein juga bisa di dapatkan pada sumber makanan lainnya. Artinya, susu bukanlah merupakan minuman yang wajib dikonsumsi. Jika, ngga suka susu, maka kamu bisa menggantinya dengan makanan kaya akan sumber gizi lainnya seperti tahu atau tempe.
Susu yang akan dikonsumsi juga ngga boleh dipilih dengan asal atau sembarangan. Sebab sebagian besar susu, mengandung gula dan lemak. Jika lansia mengonsumsi terlalu banyak gula dan lemak maka bisa meningkatkan risiko terjadinya diabetes. Oleh karena itu, lebih baik pilih jenis susu yang rendah gula dan rendah lemak.
Nah, gimana Teman Sehat semoga informasinya bermanfaat dan jangan lupa jika untuk mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan susu yang paling tepat.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP
