Halo Teman Sehat! Apakah kamu mengalami menderitas gastritis alias maag? Saluran pencernaan merupakan salah satu bagian tubuh yang sensitif, salah satunya lambung yang kerap mengalami radang akibat pola makan yang bermasalah. Gastritis menyebabkan beberapa gejala seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, diare, kram perut, dan mudah kenyang setelah makan. Nah, Teman Sehat udah tahu belum pola makan yang tepat ketika gastritis menyerang?
Sumber: pexels.com
1. Gastritis anti bumbu yang tajam
Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat gastritis terjadi adalah menghindari bumbu-bumbu yang tajam. Apa sih yang dimaksud bumbu-bumbu tajam? Bumbu-bumbu tajam adalah jenis bumbu yang bisa merangsang saluran pencernaan, menyebabkan iritasi, memperparah radang, seperti merica, cabai, cuka, ketumbar, jahe, dan bawang.
2. Hindari buah atau sayur yang menimbulkan gas
Buah atau sayur yang menimbulkan gas seperti durian, nangka, cempedak, lobak, kembang kol, singkong, ubi, asparagus, sawi, nangka muda adalah beberapa jenis buah dan sayur yang bisa mengeluarkan gas saat dikonsumsi. Makanan tersebut bisa menyebabkan gejala kembung yang membuat perut terasa semakin ngga nyaman saat maag menyerang.
3. Hindari makanan tinggi lemak
Makanan tinggi lemak sulit dicerna loh! Lambung butuh waktu ekstra untuk mencerna sehingga asam lambung juga bisa meningkat, akibatnya memperburuk gejala gastritis. Apa contoh makanan berlemak tinggi? Teman Sehat harus menghindari kulit ayam, daging asap, jeroan, susu full cream, makanan bersantan, serta makanan yang digoreng dengan banyak minyak.
4. Hindari minum alkohol atau soda
Sumber: pixabay.com
Sama halnya dengan bumbu yang tajam, alkohol dan soda juga dapat memperparah kondisi lambung. Alkohol dapat merusak mukosa lambung dan meningkatkan risiko gejala mual, diare, dan kembung. Tentu hal tersebut membuat perut terasa semakin ngga nyaman bukan?
5. Konsumsi makanan lunak
Makanan lunak seperti bubur, nasi tim, dan sup akan mudah dicerna dan membantu saluran pencernaan agar ngga bekerja terlalu berat. Makanan lunak juga cocok jika masalah pencernaan muncul dengan gejala mual.
6. Makan porsi kecil tapi sering
Makan dengan porsi kecil tapi sering bisa menjadi alternatif jika perut terasa mual. Meskipun ngga nyaman, tubuh kita tetap membutuhkan asupan makanan, selain untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi, makanan juga membantu selama proses penyembuhan.
Contoh makanan
Sumber: Pixabay.com
Berikut beberapa contoh makanan yang bisa dikonsumsi ketika mengalami gastritis:
- Bubur + ayam tanpa kulit
- Nasi tim + tahu telur kukus
- Bubur maizena + susu rendah lemak
- Bubur + daging suwir
- Mashed potato+ Frikadel tempe panggang
- Sup kentang kacang polong
Kreasikan menu kamu sendiri yang menggugah selera, tapi tetap aman ya!
Nah, Teman Sehat udah tahu kan ya bagaimana mengatur pola makan ketika gastritis menyerang? Penderita Gastritis mungkin merasa sangat tidak nyaman dengan gejala-gejala yang muncul. Upaya pengaturan pola makan semacam ini diharapkan mampu mengurangi gejala dan membantu proses penyembuhan. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi juga ya jika keadaan ngga membaik atau butuh informasi lebih lanjut!
Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

