Ketahui Dampak Kelebihan Vitamin C

dampak kelebihan vitamin c
Foto: Pixabay.com

Halo, Sahabat Sehat! Pernah dengar tentang sesuatu yang berlebihan itu ngga baik? Begitu pula dengan vitamin C yang bisa menimbulkan efek negatif jika dikonsumsi berlebihan. Mau tahu apa dampak kelebihan vitamin C? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Ketahui kebutuhan vitamin C harianmu!

Tiap orang memiliki kebutuhan vitamin C yang berbeda sesuai usia, jenis kelamin, aktivitas, dan kondisi tubuh. Dilansir dari Peraturan Meteri Kesehatan RI No 28 Tahun 2019 mengenai Angka Kecukupan Gizi, berikut tabel kebutuhan asupan vitamin C yang dianjurkan setiap harinya:

Kelompok UmurVItamin C (mg)
Bayi/Anak
Usia 0-5 bulan40
Usia 6-11 bulan50
Usia 1-3 tahun40
Usia 4-9 tahun45
Laki-laki
Usia 10-12 tahun50
Usia 13-15 tahun75
Usia 16-80 tahun90
Perempuan
Usia 10-12 tahun50
Usia 13-15 tahun65
Usia 16-80 tahun75

Lalu bagaimana jika sedang hamil atau menyusui? Kebutuhan vitamin C kamu bertambah 10 mg saat kehamilan, sedangkan saat menyusui ditambah 45 mg. Misal, Ibu X berusia 23 tahun dan sedang dalam kondisi hamil, maka kebutuhan vitamin C harian ibu X adalah 85 mg.

Ngga hanya dari sumber alami makanan, saat ini banyak produk suplemen vitamin C di pasaran, tentunya dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Bahkan ada produk suplemen vitamin C yang melebihi kebutuhan harian.

Dampak jika asupan vitamin C berlebihan

Dampak yang bisa terjadi jika kamu memiliki asupan vitamin C berlebih, yaitu mulai dari diare, mual, hingga kram perut. Bahakan menurut penelitian Baxmann, dalam jurnal Kidney International menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin C berlebihan berisiko menyebabkan terbentuknya batu oksalat.

Risiko dari dampak tersebut dapat meningkat  jika asupan melebihi batas penyimpanan vitamin C pada tubuh yaitu lebih dari 1500 mg per hari. Efek kelebihan vitamin C bisa dikatakan ngga terlalu serius, karena vitamin C akan ikut keluar melalui urin. Meskipun begitu, lebih baik tetap waspada bukan?

kelebihan vitamin c
Foto: Pexel.com

Mencegah kelebihan vitamin C

Pilih asupan vitamin C dari bahan alami saja daripada suplemen. Tapi, bukan berarti kamu ngga boleh mengonsumsinya. Suplemen bisa jadi pilihan ketika tubuhmu mengalami kondisi khusus, misal imunitas turun, sedang menstruasi atau hamil, sakit yang membutuhkan vitamin C tinggi seperti kanker.

Lalu bagaimana mengatasi dampak kelebihan vitamin C? Kamu bisa konsumsi obat untuk mengatasi gejala yang muncul seperti mengonsumsi obat maag untuk menurunkan refluks asam lambung penyebab dampak kram perut dan mual. Jika kamu mengalami kondisi lain atau gejala semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter, ya!

Nah, bagaimana? Apakah selama ini asupan vitamin C sudah tepat atau malah berlebih? Sekarang Sahabat Sehat tahu dampak yang terjadi pada tubuh jika kelebihan vitamin C, mulai sekarang yuk lebih bijak dalam mengkonsumsi makanan atau suplemen vitamin C supaya terhindar dari dampak yang merugikan tubuh. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Almatsier. (2001). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Arel, A., Martinus, B. A., & Ningrum, S. A. (2017). Penetapan Kadar Vitamin C Pada Buah Naga Merah (Hylocereus costaricensis (FAC Weber) Britton & Rose) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Visibel. Scientia: Jurnal Farmasi dan Kesehatan7(1), 1-5.

Permenkes No 28 tahun 2019: Angka Kecukupan Gizi. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

Baxmann, A. C., de O.G. Mendonça, C., & Heilberg, I. P. (2003). Effect of vitamin C supplements on urinary oxalate and pH in calcium stone-forming patients. Kidney International, 63(3), 1066–1071.doi:10.1046/j.1523-1755.2003.00815.x. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12631089/.

Institute of Medicine. Food and Nutrition Board. 2000. Dietary Reference Intakes for Vitamin C, Vitamin E, Selenium, and Carotenoids. Washington, DC: National Academy Press. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/#h8

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.