
Sahabat Sehat, kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia dalam 1 tahun ini masih mengkhawatirkan. Menginjak tahun kedua ini terjadi kemunculan varian baru virus Covid-19 jenis delta yang lebih cepat menginfeksi tubuh dibandingkan sebelumnya. Kini anak lebih rentan terserang virus Covid-19 baik dengan gejala ringan hingga berat.
Kamu perlu waspada mengenai penularan virus Covid-19 pada anak dengan mengenali penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Simak penjelasan berikut!
Penyebab Varian Covid-19 Baru Mudah Menyerang Anak
Menurut Kementerian Kesehatan RI, kejadian virus Covid-19 yang menginfeksi anak ditemukan pada wilayah dengan lonjakan kasus yang meningkat. Selain itu, vaksinasi untuk usia 18 tahun ke bawah memang belum masif dilakukan, sehingga kemungkinan penularannya cukup tinggi.
Berdasarkan penuturan spesialis penyakit menular pediatri University of California di Amerika Serikat, Erlinda Ulloa, anak-anak merupakan inang yang paling rentan terkena virus Covid-19 karena masih minimnya vaksinasi pada kelompok usia mereka. Tercatat 1 dari 8 orang mengkonfirmasi kasus Covid-19 terjadi pada anak, berdasarkan ungkapan Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Profesor Aman Bhakti Pulungan di katadata.co.id.
Tingkat kematian yang ditimbulkan bisa mencapai 3-5% dan jumlah kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia merupakan tertinggi di dunia. Selama beberapa minggu terakhir, kasusnya terus meningkat dan paling banyak terjadi pada kelompok usia 7 sampai dengan 12 tahun.
Gejala Varian Covid-19 Menyerang Anak
Gejala yang ditimbulkan ngga jauh beda dengan gejala yang dirasakan orang dewasa, berikut gejalanya :
- Demam atau meriang,
- Batuk,
- Hidung tersumbat atau pilek,
- Kehilangan indra penciuman,
- Sakit tenggorokan,
- Kesulitan bernafas,
- Diare,
- Mual dan muntah,
- Sakit perut,
- Mudah lelah,
- Sakit kepala,
- Nyeri otot,
- Kehilangan nafsu makan, terutama bayi usia dibawah satu tahun.
Pencegahan Varian Covid-19 Menyerang Anak

Sahabat Sehat tetaplah tenang, walaupun ini bukanlah kasus ringan karena percepatan penyebaran varian delta yang tak terduga. Ajarkan anak untuk selalu menerapkan 5M, yaitu memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir setelah memegang barang dan sebelum memegang makanan, menjaga jarak dari orang lain, mengurangi mobilitas dengan ngga bermain keluar rumah, dan menjauhi kerumunan.
Penerapan 5M juga perlu dipatuhi orang sekitar terutama keluarga, sebagai contoh anak untuk bisa mempraktikannya. Selain itu meski vaksinasi anak masih terbatas, pastikan orang disekitar anak sudah divaksin untuk mengurangi risiko anak tertular.
Jadi, demikianlah penyebab, gejala, dan cara pencegahan varian Covid-19 yang menyerang anak. Tetaplah waspada dan sebarkan informasi yang tepat untuk orang disekitarmu.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Terima kasih infonya
Kembali kasih Sahabat Sehat
Stay Positive and Stay Healthy 🙂
Prihatin ya anak anak juga terserang covid-19
Iya nih Sahabat Sehat, kita perlu waspada terhadap siapapun.
Stay safe and stay healthy 🙂
perlu diperhatikan lebih ya pada anak2 bila timbul gejala2 sperti di atas
Bener banget, jangan disepelekan tapi jangan terlalu panik.
Stay positive and stay healthy, Sahabat Sehat 🙂
Wah infonya bermanfaat makasih kak
Kembali kasih Sahabat Sehat 🙂
Teruntuk orang tua jagalah buah hati kalian
Orang tua wajib tau nih, buat lindungi buah hatinya juga.
Stay safe and stay healthy, Sahabat Sehat Valdi 🙂
Pentingnya menjaga diri selama pandemi, termasuk anak. Terima kasih informasinya
Penting banget, semua kalangan perlu mawas diri.
Stay safe and stay healthy Sahabat Sehat 🙂